Frankenstein45.Com – 27 April 2026 | Dudung Abdurachman, mantan perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI), resmi mengemban tugas sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo atas usulan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Prabowo Subianto. Penunjukan ini menandai pergantian jabatan dari Muhammad Qodari, yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
Sebelum pensiun, Dudung menapaki karier militer selama lebih dari tiga dekade. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Kodam XII/Tanjungpura, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD), serta Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Selama masa kepemimpinannya, ia dikenal tegas dalam penegakan disiplin dan memiliki jaringan luas di kalangan militer dan politik.
Jejak Karier Singkat
| Tahun | Jabatan |
|---|---|
| 1990-an | Perwira Menengah di Infanteri |
| 2005‑2010 | Komandan Kodam XII/Tanjungpura |
| 2011‑2015 | Panglima KOSTRAD |
| 2015‑2018 | Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) |
| 2018‑2022 | Pensiun dari TNI |
Setelah mengakhiri karier militer, Dudung tetap aktif dalam lingkaran pertahanan dan keamanan, memberikan nasihat strategis kepada berbagai lembaga negara. Penunjukannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan dipandang sebagai upaya memperkuat koordinasi antara istana dan institusi militer, sekaligus menambah bobot kebijakan keamanan dalam agenda kepresidenan.
Reaksi dari kalangan politik dan militer beragam. Sebagian mengapresiasi pengalaman Dudung yang dianggap dapat memperlancar sinergi kebijakan, sementara yang lain menyoroti pentingnya menjaga netralitas institusi militer di tengah dinamika politik nasional.




