Frankenstein45.Com – 21 Mei 2026 | Jakarta, 10 Mei 2026 – PSSI resmi mengumumkan pemanggilan tiga pemain Persib Bandung ke skuad Tim Nasional Indonesia menjelang Piala AFF 2026. Daftar tersebut menampilkan nama-nama pemain kunci yang diharapkan memperkuat lini serang dan lini tengah Garuda, namun dua nama yang banyak diharapkan, Beckham Putra dan Eliano Reijnders, tidak masuk dalam skuat.
Daftar pemain yang dipanggil
- Febri Hariyadi – gelandang serang
- Ilham Armaiyn – winger kanan
- Junius Bae – bek tengah
Ketiga penggawa ini dinyatakan siap melaksanakan tugas internasional pada fase grup Piala AFF yang dijadwalkan mulai 24 Juli 2026. Pelatih Timnas John Herdman menegaskan bahwa mereka diharapkan menjadi “pilar penting” dalam upaya Indonesia menembus babak semifinal.
Benturan jadwal: Piala AFF vs kualifikasi ACL Two
Masalah yang muncul bukan pada kualitas pemain, melainkan pada bentrok jadwal antara Piala AFF dan kompetisi klub Asia, khususnya kualifikasi AFC Champions League Two (ACL Two) yang dijadwalkan pada 29 Juli 2026. Jika Persib berhasil mengamankan gelar juara BRI Super League 2025/2026, mereka otomatis berhak mewakili Indonesia dalam jalur kualifikasi tersebut.
Jadwal resmi AFC menempatkan laga playoff persiapan ACL Two hanya dua hari setelah laga perdana Timnas melawan Kamboja pada 27 Juli 2026. Karena Piala AFF tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA, klub tidak wajib melepaskan pemainnya di luar jendela internasional. Hal ini memberi Persib ruang untuk menahan tiga pemain yang dipanggil, terutama bila mereka menjadi faktor kunci dalam upaya meraih tiket ke fase utama ACL Two.
Implikasi bagi Timnas dan Persib
John Herdman harus menyiapkan skuat alternatif bila Persib menolak melepaskan pemain. Pilihan lain melibatkan mengandalkan pemain lain dari klub lain atau memanfaatkan pemain muda yang sudah berada di dalam pool nasional. Ketiadaan Beckham Putra dan Eliano Reijnders, yang keduanya berperan penting di lini tengah Persib, menambah tekanan pada strategi Herdman.
Di sisi lain, manajemen Persib menilai bahwa keberhasilan di kualifikasi ACL Two memiliki konsekuensi finansial dan koefisien AFC yang lebih besar dibandingkan partisipasi di Piala AFF. Kemenangan di kompetisi Asia tidak hanya meningkatkan reputasi klub, tetapi juga berdampak pada alokasi slot kompetisi klub Indonesia di musim mendatang.
Reaksi publik dan analis
Penggemar Persib menyambut panggilan tiga pemain dengan antusiasme, namun ada kekhawatiran tentang kemungkinan absen mereka di laga pembuka Piala AFF. Media sosial dipenuhi komentar yang menuntut keseimbangan antara kebanggaan membela negara dan kepentingan klub.
Analis sepak bola menilai bahwa keputusan PSSI untuk memanggil hanya tiga pemain merupakan langkah realistis. “Jika klub tidak dapat melepaskan pemain karena agenda ACL Two, maka federasi harus menyiapkan alternatif,” ujar seorang pakar sepak bola yang meminta tetap dirahasiakan.
Langkah selanjutnya
Dalam beberapa hari ke depan, PSSI dan Persib dijadwalkan mengadakan pertemuan resmi untuk membahas detail teknis pelepasan pemain. John Herdman akan menyesuaikan daftar final Timnas sebelum batas akhir pendaftaran pada 20 Juli 2026.
Apabila tiga penggawa Persib tetap berada di skuad Nasional, mereka akan menjalani pelatihan intensif bersama tim inti di Bali, sementara Persib harus mengatur rotasi pemain untuk menghadapi kualifikasi ACL Two. Keputusan akhir akan mempengaruhi tidak hanya performa Timnas pada Piala AFF, tetapi juga peluang Persib meraih tiket ke fase utama kompetisi klub Asia.
Situasi ini menegaskan kembali kompleksitas manajemen jadwal sepak bola di tingkat nasional dan klub, terutama ketika dua agenda penting bersinggungan dalam rentang waktu yang sempit. Kedepannya, semua pihak diharapkan dapat menemukan solusi yang mengoptimalkan kepentingan kedua belah pihak demi kemajuan sepak bola Indonesia.




