PTPN I Kembangkan Peternakan Ayam Terintegrasi Dukung Program MBG
PTPN I Kembangkan Peternakan Ayam Terintegrasi Dukung Program MBG

PTPN I Kembangkan Peternakan Ayam Terintegrasi Dukung Program MBG

Frankenstein45.Com – 16 Juni 2026 | PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I meluncurkan proyek peternakan ayam petelur terintegrasi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Proyek ini merupakan bagian dari upaya memperkuat Program Masyarakat Berdaya Gizi (MBG) yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani lokal.

Model peternakan terintegrasi mencakup empat tahap utama: pembibitan, pemeliharaan, pemrosesan telur, dan distribusi produk. Seluruh tahapan dikelola secara bersamaan sehingga biaya produksi dapat ditekan dan kualitas produk terjaga.

  • Pembibitan: PTPN I membangun kandang induk dengan kapasitas 5.000 ekor untuk menghasilkan bibit unggul.
  • Pemeliharaan: Fasilitas pemeliharaan seluas 100 hektar dirancang untuk menampung hingga 500.000 ekor ayam petelur.
  • Pengolahan: Unit pemrosesan telur dilengkapi teknologi steril untuk menghasilkan telur segar, telur rebus, dan produk olahan lainnya.
  • Distribusi: Produk akan dipasarkan melalui jaringan koperasi petani, pasar tradisional, serta retailer modern di Sulawesi Selatan.

Target produksi mencapai sekitar 1,5 juta butir telur per tahun, yang diharapkan dapat menambah pasokan protein hewani bagi konsumen lokal dan meningkatkan pendapatan petani sekitar Rp 3 miliar per tahun.

Selain manfaat ekonomi, proyek ini juga mendukung tujuan sosial MBG, antara lain:

  1. Peningkatan keterampilan petani melalui pelatihan budidaya modern.
  2. Pemberdayaan perempuan yang berperan sebagai pengelola kandang dan pemasaran.
  3. Peningkatan gizi masyarakat dengan penyediaan telur berkualitas tinggi.

PTPN I menegaskan komitmennya untuk memperluas model ini ke provinsi lain bila hasil awal menunjukkan dampak positif. Pemerintah daerah dan lembaga keuangan setempat telah menyatakan dukungan penuh, termasuk penyediaan fasilitas kredit bagi petani yang ingin bergabung.