Frankenstein45.Com – 26 Juni 2026 | PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo mencatat bahwa total penyerapan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dari perkebunan milik petani rakyat mencapai 1,34 juta ton hingga Mei 2026. Data tersebut mencerminkan upaya perusahaan dalam meningkatkan integrasi rantai pasok serta memberikan pasar yang stabil bagi produsen kecil.
Berikut rangkuman utama temuan tersebut:
- Penyerapan kumulatif: 1,34 juta ton TBS.
- Periode pencapaian: Januari 2022 hingga Mei 2026.
- Target tahunan perusahaan: menambah volume penyerapan sebesar 200.000 ton per tahun.
Strategi yang diterapkan mencakup peningkatan fasilitas penampungan, pengembangan program kemitraan, dan pemberian bantuan teknis kepada petani. Dengan memperluas jaringan pembeli, PTPN IV PalmCo berupaya menstabilkan harga dan mengurangi limbah produksi.
Analisis dampak ekonomi menunjukkan potensi peningkatan pendapatan petani sebesar 12‑15 % dibandingkan dengan periode sebelumnya. Selain itu, penyerapan TBS yang lebih tinggi berkontribusi pada penurunan tingkat pemborosan buah segar di lapangan, yang sebelumnya mencapai sekitar 8 % dari total produksi.
Berikut tabel ringkas pencapaian penyerapan TBS per tahun:
| Tahun | Penyerapan (ton) |
|---|---|
| 2022 | 250.000 |
| 2023 | 300.000 |
| 2024 | 320.000 |
| 2025 | 350.000 |
| Januari‑Mei 2026 | 120.000 |
Ke depan, perusahaan menargetkan total penyerapan mencapai 1,5 juta ton pada akhir 2026, sekaligus memperluas program pelatihan agronomi dan pendanaan bagi petani yang ingin meningkatkan produktivitas kebun mereka.
Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen kelapa sawit terbesar di dunia.




