Frankenstein45.Com – 13 Mei 2026 | Qavah Group baru-baru ini menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Xinhua News Agency sebagai langkah strategis untuk memperlancar aliran investasi asing langsung (FDI) dari Tiongkok ke Indonesia. Kerjasama ini diarahkan pada penyediaan platform informasi, jaringan bisnis, dan pendampingan regulasi bagi perusahaan China yang ingin mengembangkan usahanya di pasar Indonesia.
Sejak peluncuran program “Belt and Road” dan peningkatan hubungan ekonomi bilateral, investasi China ke Indonesia terus meningkat, mencakup sektor energi, infrastruktur, serta teknologi digital. Namun, banyak investor menghadapi tantangan terkait pemahaman regulasi lokal, budaya bisnis, dan pencarian mitra yang tepat.
Melalui MoU tersebut, Qavah Group berkomitmen menyediakan layanan berikut:
- Data pasar terkini yang disajikan dalam bahasa Mandarin dan Indonesia.
- Fasilitasi pertemuan antara investor China dengan perusahaan lokal yang potensial.
- Pendampingan proses perizinan dan kepatuhan hukum di Indonesia.
- Pelatihan lintas budaya bagi tim manajemen kedua belah pihak.
Representatif Qavah Group menyatakan bahwa inisiatif ini diharapkan dapat menambah volume FDI China sebesar 15‑20% dalam dua tahun ke depan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi utama di Asia Tenggara.
Para pengamat ekonomi menilai bahwa kolaborasi antara perusahaan konsultan lokal dan lembaga media internasional seperti Xinhua dapat mempercepat transfer pengetahuan dan mengurangi hambatan masuk pasar, sehingga menciptakan ekosistem investasi yang lebih transparan dan berkelanjutan.




