Frankenstein45.Com – 30 April 2026 | Atlet panjat tebing disiplin speed putra Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, menegaskan bahwa keberhasilannya meraih medali perak pada Asian Beach Games menjadi suntikan motivasi ekstra dalam persiapan menuju Olimpiade Paris 2024 dan target besar Olimpiade Los Angeles 2028.
Di ajang Asian Beach Games yang diselenggarakan di Bali, Robby berhasil menempati posisi kedua setelah menampilkan performa konsisten dengan waktu 5,78 detik pada lintasan 15‑meter. Meskipun tidak memperoleh emas, ia memaknai podium perak tersebut sebagai bukti bahwa program latihan yang dijalankan selama dua tahun terakhir mulai membuahkan hasil.
“Setiap medali yang saya dapatkan, terutama di kompetisi internasional, memberi saya energi baru. Asian Beach Games bukan sekadar ajang hiburan pantai, melainkan platform kompetisi kelas dunia yang menguji kecepatan dan ketangguhan mental,” ujar Robby dalam konferensi pers pasca kompetisi.
Berikut beberapa poin penting dalam rencana persiapan Robby menuju Olimpiade 2028:
- Pelatihan intensif: Menghabiskan 6‑7 jam per hari di dinding kecepatan, dengan fokus pada teknik start dan transisi.
- Kolaborasi internasional: Mengikuti kamp pelatihan di Jepang dan Korea Selatan untuk belajar taktik tim elite.
- Penguatan fisik: Program kekuatan tubuh bagian atas dan eksplosivitas kaki yang dirancang oleh tim kebugaran nasional.
- Pengalaman kompetisi: Mengikuti setidaknya tiga kejuaraan dunia tiap tahun untuk mengasah mental kompetitif.
- Dukungan federasi: Penambahan dana dan fasilitas latihan khusus speed climbing oleh PSSI (Persatuan Olahraga Selancar Indonesia).
Robby juga menekankan pentingnya dukungan moral dari masyarakat dan sponsor. “Saya ingin menginspirasi generasi muda Indonesia untuk berani mengejar mimpi di olahraga yang masih tergolong baru di negeri ini,” tambahnya.
Jika target Olimpiade 2028 tercapai, Robby akan menjadi salah satu pionir Indonesia yang bersaing di cabang speed climbing, sebuah disiplin yang baru pertama kali masuk dalam program Olimpiade pada Tokyo 2020. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat membuka jalur lebih luas bagi atlet panjat tebing Indonesia di kancah internasional.




