Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Minta Maaf, Kasus Bayi Digendong Orang Lain Dinyatakan Selesai Kekeluargaan
Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Minta Maaf, Kasus Bayi Digendong Orang Lain Dinyatakan Selesai Kekeluargaan

Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Minta Maaf, Kasus Bayi Digendong Orang Lain Dinyatakan Selesai Kekeluargaan

Frankenstein45.Com – 11 April 2026 | Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) di Bandung mengeluarkan pernyataan resmi pada hari ini yang menyampaikan permintaan maaf terkait insiden seorang bayi yang secara tidak sengaja digendong oleh orang lain di lingkungan rumah sakit. Menurut keterangan pihak rumah sakit, kejadian tersebut terjadi pada pagi hari ketika seorang ibu sedang menunggu giliran untuk menyalurkan ASI. Seorang pengunjung yang tidak mengetahui keberadaan bayi tersebut secara tidak sengaja mengangkatnya dan membawanya ke ruangan lain.

Setelah kejadian teridentifikasi, staf medis segera melakukan verifikasi identitas dan menghubungi keluarga bayi. Proses penyelidikan internal dilakukan untuk memastikan tidak ada kelalaian prosedural yang berkontribusi pada insiden. Hasilnya, pihak rumah sakit menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran standar pelayanan, melainkan sebuah kekeliruan manusia yang bersifat tidak disengaja.

  • Insiden terjadi pada 08:15 WIB di area ruang tunggu.
  • Petugas keamanan dan perawat segera menanggapi dan mengamankan bayi.
  • Keluarga bayi dan pengunjung yang terlibat diberikan penjelasan lengkap.

Dalam pernyataannya, RSHS menekankan bahwa kasus tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan antara pihak keluarga bayi dan pihak pengunjung yang tidak sengaja menggendongnya. Keluarga bayi menyatakan bahwa mereka menerima permintaan maaf dan tidak melanjutkan proses hukum lebih lanjut. Rumah sakit juga berkomitmen untuk meningkatkan prosedur identifikasi bayi di area publik guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Direktur Rumah Sakit Hasan Sadikin, dr. Rina Widyastuti, menutup pernyataan dengan harapan agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pasien, khususnya anak-anak, di lingkungan rumah sakit.