Frankenstein45.Com – 16 Mei 2026 | Jepang kembali menyiapkan skuad terkuatnya untuk menyongsong Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Pelatih kepala Hajime Moriyasu mengumumkan 26 pemain terpilih pada 15 Mei 2026, menampilkan perpaduan veteran berpengalaman dan talenta muda yang kebanyakan berkarier di liga Eropa. Keputusan ini sekaligus menimbulkan perdebatan karena dua bintang utama, Kaoru Mitoma (Brighton & Hove Albion) dan Takumi Minamino (AS Monaco), dikeluarkan akibat cedera.
Komposisi Skuad: Dominasi Pemain Eropa
Hanya tiga pemain yang masih berkompetisi di J1 League, sementara sisanya menebar bakat di klub-klub top Eropa. Liga Jerman menjadi kontributor terbanyak dengan enam pemain, diikuti lima pemain yang beraksi di Liga Belanda. Daftar kiper mencakup Zion Suzuki (Parma), Tomoki Hayakawa (Kashima Antlers), dan Keisuke Osako (Sanfrecce Hiroshima). Pada lini bek, nama-nama seperti Yuto Nagatomo (FC Tokyo), Ko Itakura (Ajax), dan Hiroki Ito (Bayern München) menambah kedalaman pertahanan.
Gelandang tengah didominasi oleh Wataru Endo (Liverpool) yang kembali dari cedera pergelangan kaki, serta Ao Tanaka (Leeds United) dan Kaishu Sano (Mainz 05). Barisan serang menampilkan Ayase Ueda (Feyenoord), Daizen Maeda (Celtic), dan Takefusa Kubo (Real Sociedad). Keseluruhan, skuad menampilkan 11 pemain yang berkompetisi di liga-liga top Eropa, menegaskan transformasi pemain Jepang menjadi eksportir talenta global.
Veteran Berpengalaman: Yuto Nagatomo Kembali untuk Kelima Kalinya
Bek senior Yuto Nagatomo menjadi sorotan utama, mencatatkan penampilan kelima di Piala Dunia. Dengan 144 caps, ia menjadi simbol stabilitas dan kepemimpinan dalam lini belakang. Bersama rekan-rekan sekamarnya, Shogo Taniguchi, Tsuyoshi Watanabe, dan Hiroki Ito, Nagatomo diharapkan menjadi pilar pertahanan yang solid melawan lawan-lawan grup seperti Belanda, Tunisia, dan Swedia.
Kehilangan Mitoma dan Minamino: Dampak Cedera pada Strategi
Keputusan untuk tidak memasukkan Kaoru Mitoma disebabkan oleh cedera hamstring yang terjadi saat Brighton mengalahkan Wolves. Mitoma, yang sempat mencetak gol penting melawan Manchester City dan menjadi penyerang andalan Jepang di ajang internasional, kini harus absen. Begitu pula Takumi Minamino, yang mengalami robekan ligamen ACL pada Desember 2025, tak dapat mengisi posisi penyerang tengah.
Kedua pemain tersebut sebelumnya menjadi elemen penting dalam taktik serangan cepat dan kreatif. Tanpa kehadiran mereka, Moriyasu harus mengandalkan alternatif seperti Daizen Maeda, Koki Ogawa, dan Keisuke Goto untuk menciptakan peluang gol. Penyesuaian taktik ini menambah tantangan bagi tim, terutama dalam menghadapi pertahanan kuat Belanda.
Performa Terkini Timnas Jepang di Kualifikasi
Timnas Jepang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 sejak fase awal kualifikasi Asia. Mereka menutup fase grup dengan kemenangan melawan Indonesia (1-0) di Gelora Bung Karno pada November 2024, di mana satu-satunya gol dicetak oleh Kaoru Mitoma sebelum cedera mengakhiri partisipasinya. Selain itu, Jepang mencatatkan hasil imbang melawan Meksiko dan kemenangan mengejutkan atas Brasil di kandang sendiri pada tahun 2025, menegaskan peningkatan kualitas tim.
Harapan dan Tantangan di Piala Dunia 2026
Jepang memasuki turnamen dengan catatan impresif, termasuk kemenangan melawan Jerman dan Spanyol pada Piala Dunia 2022. Namun, persaingan di Grup F tidak mudah. Belanda, yang dikenal memiliki skuad muda bertalenta, menjadi ujian pertama pada 14 Juni 2026 di Arlington, Texas. Tunisia dan Swedia masing-masing memiliki keunggulan fisik dan taktik yang dapat menguji ketangguhan Samurai Biru.
Keberhasilan Jepang akan sangat bergantung pada kemampuan pemain berbasis liga Eropa untuk beradaptasi dengan kondisi turnamen di Amerika Utara, serta kesiapan mental para veteran dalam mengatasi tekanan besar. Jika lini serang mampu menutup kekosongan yang ditinggalkan Mitoma dan Minamino, Jepang memiliki peluang untuk melampaui fase 16 besar, sebuah prestasi yang belum pernah mereka capai sejak debut pada 1998.
Dengan kombinasi pengalaman, kedalaman skuad, dan semangat juang, Samurai Biru siap menantang ekspektasi dan mengukir sejarah baru di Piala Dunia 2026.




