Frankenstein45.Com – 19 Juni 2026 | Polisi menelusuri jejak Frans Antoni, seorang tersangka yang selama enam tahun terakhir melakukan perjalanan bolak‑balik antara Indonesia dan Thailand sebanyak 168 kali. Setiap kali berangkat, ia mengangkut uang hasil perdagangan narkotika dengan nilai minimal satu miliar rupiah.
Investigasi mengungkap bahwa Frans Antoni memanfaatkan beberapa modus canggih untuk menyembunyikan muatan uang dan narkoba. Ia sering memakai dokumen palsu, memanfaatkan barang-barang legal sebagai kedok, serta mengatur jadwal keberangkatan yang berubah-ubah untuk menghindari deteksi.
Berikut rangkuman perjalanan Frans Antoni per tahun:
| Tahun | Jumlah Perjalanan |
|---|---|
| 2017 | 20 |
| 2018 | 28 |
| 2019 | 30 |
| 2020 | 15 |
| 2021 | 25 |
| 2022 | 30 |
| 2023 | 20 |
Jika dihitung secara kumulatif, total nilai uang yang dibawa Frans Antoni selama periode tersebut diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah, dengan masing‑masing perjalanan minimal satu miliar rupiah.
Modus operandi yang digunakan meliputi:
- Pemalsuan paspor dan tiket pesawat untuk menyamarkan identitas.
- Penggunaan kontainer kargo laut yang dilengkapi ruang rahasia.
- Penempatan uang dalam barang-barang elektronik dan perhiasan.
- Koordinasi dengan jaringan lokal di kedua negara untuk memfasilitasi transfer dana.
Pihak berwenang kini tengah memperkuat kerja sama internasional untuk memutus rantai penyelundupan ini, sekaligus meningkatkan pengawasan di titik masuk utama antara Indonesia dan Thailand.




