Sekam Bakar: Media Tanam Ramah Lingkungan yang Tingkatkan Nilai Ekonomi Petani
Sekam Bakar: Media Tanam Ramah Lingkungan yang Tingkatkan Nilai Ekonomi Petani

Sekam Bakar: Media Tanam Ramah Lingkungan yang Tingkatkan Nilai Ekonomi Petani

Frankenstein45.Com – 16 Mei 2026 | Di Desa Sungai Bundung, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, petani mulai memanfaatkan limbah kulit padi sebagai sekam bakar untuk media tanam. Sekam bakar dihasilkan melalui proses pembakaran ringan yang menghilangkan zat organik berbahaya, menghasilkan material berpori dengan kemampuan menahan air dan nutrisi.

Proses pembuatan sekam bakar cukup sederhana. Pertama, sekam kering dikumpulkan, kemudian dibakar dalam suhu terkontrol selama beberapa menit. Setelah pendinginan, sekam yang berwarna keabu-abuan siap dipakai sebagai campuran media tanam.

  • Memperbaiki struktur tanah sehingga meningkatkan aerasi dan drainase.
  • Meningkatkan retensi air, mengurangi frekuensi penyiraman.
  • Menyediakan ruang bagi pertumbuhan akar dan mikroorganisme menguntungkan.
  • Menurunkan penggunaan pupuk kimia karena kemampuan menahan nutrisi.

Manfaat ekonomi pun terasa signifikan. Petani di wilayah tersebut melaporkan peningkatan hasil panen padi dan sayuran hingga 20‑30 % dibandingkan dengan media konvensional. Selain itu, penjualan sekam bakar ke daerah lain membuka sumber pendapatan tambahan bagi komunitas.

Berbagai lembaga pemerintah dan LSM turut mendukung penyebaran teknologi sekam bakar. Pelatihan teknis diberikan kepada kelompok tani, sementara subsidi peralatan pembakaran kecil disalurkan untuk mempercepat adopsi.

Keberhasilan program sekam bakar di Kalimantan Barat menjadi contoh bagaimana pemanfaatan limbah pertanian dapat menghasilkan solusi berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani.