Frankenstein45.Com – 20 Juni 2026 | Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali menegaskan perannya sebagai kampus digital bisnis dengan meluncurkan program seleksi YESIST12 Pilot UNM 2026. Program ini dirancang untuk menumbuhkan inovator muda yang siap bersaing di tingkat global, sekaligus menyiapkan wakil Indonesia untuk berkompetisi di ajang internasional.
Proses seleksi berlangsung secara intensif selama tiga bulan, dimulai dari pendaftaran online pada awal Januari 2026. Total lebih dari 150 tim mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia mendaftar, mengusulkan solusi digital dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi berkelanjutan.
- Screening berkas: Tim juri menilai proposal berdasarkan inovasi, dampak sosial, dan kelayakan teknis. Dari 150 tim, dipilih 30 tim untuk tahap berikutnya.
- Workshop & mentoring: Selama dua minggu, peserta mendapat bimbingan dari pakar industri, alumni startup, serta dosen UNM. Fokus diberikan pada pengembangan produk prototipe dan strategi go‑to‑market.
- Pitch kompetisi: Pada akhir Maret, 30 tim mempresentasikan produk mereka di depan panel juri yang terdiri dari eksekutif perusahaan teknologi, investor ventura, dan perwakilan pemerintah.
- Final seleksi: Sepuluh tim terbaik diumumkan dan diberikan pendampingan intensif untuk mempersiapkan partisipasi di ajang dunia yang dijadwalkan pada akhir 2026.
Tim‑tim terpilih akan mewakili Indonesia dalam kompetisi global yang menampilkan inovator muda dari lebih 50 negara. Selain hadiah uang tunai, para pemenang berkesempatan memperoleh akses ke jaringan investor internasional dan inkubator startup ternama.
Pelaksanaan YESIST12 Pilot UNM 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga platform kolaborasi lintas disiplin yang menghubungkan akademisi, pelaku industri, dan pemerintah. Diharapkan, inisiatif ini akan memperkuat ekosistem inovasi nasional dan menghasilkan produk yang dapat diimplementasikan secara luas.
Dengan keberhasilan seleksi ini, UNM menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi digital yang siap menembus pasar global, sekaligus mengangkat nama Indonesia di kancah kompetisi internasional.




