Frankenstein45.Com – 25 Juni 2026 | Pada Rabu, 24 Juni 2026, gempa bumi berkekuatan 7,1 skala richter mengguncang pesisir utara Venezuela. Pemerintah Indonesia memantau situasi secara intensif melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas.
Bangunan KBRI di Caracas juga dilaporkan tidak mengalami kerusakan struktural. Inspeksi awal yang dilakukan oleh petugas keamanan kedutaan menunjukkan bahwa gedung tetap stabil dan dapat beroperasi secara normal.
Untuk menanggapi kejadian ini, KBRI mengambil beberapa langkah penting:
- Melakukan verifikasi keberadaan dan kondisi WNI melalui panggilan telepon dan pesan singkat.
- Menjalin koordinasi dengan otoritas setempat, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Nasional Venezuela (INDECI), guna memperoleh informasi terkini.
- Menyediakan fasilitas darurat di kedutaan bagi WNI yang membutuhkan tempat tinggal sementara.
- Mengirimkan panduan keselamatan dan prosedur evakuasi melalui aplikasi resmi KBRI.
Pihak kedutaan menegaskan bahwa belum ada laporan kerusakan signifikan pada infrastruktur publik utama, sehingga aktivitas sehari-hari dapat dilanjutkan dengan normal setelah beberapa jam pertama.
Pemerintah Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan tambahan jika diperlukan. Warga Indonesia yang berada di Venezuela diimbau tetap mengikuti arahan resmi dan menjaga komunikasi dengan KBRI.




