Semarang dalam Aksi: Polisi Resor Tangani Drumben Akpol, Kebakaran Gedung, dan Penusukan di Pusponjolo dengan Respons Cepat
Semarang dalam Aksi: Polisi Resor Tangani Drumben Akpol, Kebakaran Gedung, dan Penusukan di Pusponjolo dengan Respons Cepat

Semarang dalam Aksi: Polisi Resor Tangani Drumben Akpol, Kebakaran Gedung, dan Penusukan di Pusponjolo dengan Respons Cepat

Frankenstein45.Com – 05 Mei 2026 | Semarang kembali menjadi sorotan publik pada awal Mei 2026 ketika sejumlah insiden sekaligus menuntut kehadiran kepolisian resor kota besar. Dari gelaran budaya yang menantang cuaca ekstrem, kebakaran gedung olahraga yang mengancam nyawa, hingga aksi kriminal di wilayah perkotaan, semua ditangani secara terkoordinasi oleh Polrestabes Semarang dan unit-unit terkait.

Drumben Akpol Tetap Memukau di Tengah Hujan Banjir

Pada Sabtu, 2 Mei 2026, Semarang Night Carnival (SNC) 2026 menyuguhkan momen mengharukan ketika Drum Corps Cendrawasih Akademi Polisi (Akpol) tetap tampil meski hujan deras dan genangan air menggenangi Simpang Lima. Kombes Slamet Loesiono, Kabag Humas Akpol, menegaskan bahwa aksi tersebut adalah wujud komitmen 355 taruna untuk memberikan penampilan terbaik bagi warga. “Tidak ada alasan cuaca menjadi halangan; ini menunjukkan jiwa pantang menyerah yang dilatih di Akademi Kepolisian,” ujarnya. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memuji semangat para taruna dan memastikan fasilitasi keamanan melalui koordinasi dengan Polrestabes. Tim kepolisian menyiapkan pengamanan tambahan, mengatur alur penonton, serta menyiapkan rambu-rambu evakuasi bila kondisi genangan memburuk.

Kebakaran Hebat di Metro Sport Center Dihadapi Tim Damkar dan Polisi

Senin, 4 Mei 2026, sekitar pukul 19.20 WIB, Metro Sport Center di Kecamatan Semarang Selatan dilanda kebakaran hebat. Tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, sementara Polrestabes Semarang mengerahkan 1.240 personel untuk mengamankan area, mengatur lalu lintas, serta membantu evakuasi korban. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar, Tantri Pradono, melaporkan bahwa 50 personel Damkar berperan dalam pemadaman dan penyelamatan lima korban, termasuk dua orang yang terperangkap di lantai tiga mess. “Kami berhasil mengevakuasi semua korban dan membawa mereka ke rumah sakit, satu mengalami gangguan pernapasan akibat asap, dua lainnya luka bakar serius,” jelas Tantri. Polisi tetap menempatkan garis polisi di sekitar lokasi untuk melindungi TKP, mencegah masuknya orang tanpa izin, dan memastikan penyelidikan penyebab kebakaran berjalan tanpa gangguan.

Penangkapan Pelaku Penusukan di Pusponjolo, Semarang Barat

Kasus kriminal lainnya terjadi pada Jumat, 1 Mei 2026, ketika seorang pria bernama Rio ditusuk hingga bersimbah darah di Jalan Pusponjolo Tengah, Semarang Barat. Pelaku, berinisial HK, berusia 41 tahun, menggunakan pisau lipat yang dipersiapkan sebelumnya. AKBP Andika Dharma Sena, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, mengonfirmasi bahwa timnya berhasil menangkap HK pada Sabtu dini hari, 2 Mei 2026, berkat kerja cepat unit patroli dan bantuan saksi mata. HK kini ditahan dan dijerat dengan Pasal Penganiayaan Berat. Polisi juga melakukan pemeriksaan latar belakang korban dan pelaku, serta menyiapkan laporan forensik untuk proses hukum selanjutnya.

Ketiga peristiwa tersebut menegaskan peran vital kepolisian resor dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan respons cepat terhadap situasi darurat di kota terbesar Jawa Tengah. Koordinasi lintas satuan, mulai dari unit humas, operasional, hingga penegak hukum, terbukti efektif dalam melindungi publik dan menegakkan hukum.