Sidang Lanjutan Kasus Korupsi Satelit 123 BT Kembali Hadirkan Mantan Pejabat Kemhan
Sidang Lanjutan Kasus Korupsi Satelit 123 BT Kembali Hadirkan Mantan Pejabat Kemhan

Sidang Lanjutan Kasus Korupsi Satelit 123 BT Kembali Hadirkan Mantan Pejabat Kemhan

Frankenstein45.Com – 15 Mei 2026 | Pengadilan Militer Tinggi II-8 Jakarta kembali menggelar sidang lanjutan dalam kasus dugaan korupsi proyek Satelit 123 Bujur Timur (BT). Pada sidang kali ini, hakim mendengar keterangan saksi fakta serta menghadirkan beberapa mantan pejabat Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang terkait dengan pengadaan satelit tersebut.

Kasus korupsi Satelit 123 BT telah menjadi sorotan publik sejak pertama kali terungkap pada awal 2023, ketika sejumlah pejabat tinggi dituduh menerima suap dalam proses kontrak pembelian satelit milik TNI Angkatan Udara. Penyelidikan awal mengidentifikasi dugaan aliran dana tidak wajar sebesar ratusan miliar rupiah ke rekening pribadi beberapa oknum.

Berikut poin-poin penting yang dibahas dalam sidang lanjutan ini:

  • Pengajuan bukti dokumen kontrak antara Kemhan dan perusahaan penyedia satelit yang menunjukkan adanya revisi harga secara mendadak.
  • Keterangan saksi fakta yang menjelaskan prosedur lelang yang tidak transparan.
  • Pernyataan mantan pejabat Kemhan yang mengaku tidak mengetahui adanya praktik suap, namun mengakui adanya tekanan administratif untuk mempercepat proses pengadaan.
  • Analisis keuangan yang mengaitkan aliran dana ke rekening rekening yang dikelola oleh pihak ketiga.

Para hakim menegaskan bahwa kehadiran mantan pejabat Kemhan merupakan langkah penting untuk mengungkap jaringan korupsi yang lebih luas. Mereka juga menambahkan bahwa proses persidangan akan berlanjut dengan pemeriksaan lebih mendalam terhadap dokumen keuangan serta wawancara lanjutan dengan saksi lain.

Pengamat hukum menilai bahwa kasus ini dapat menjadi preseden penting dalam penegakan hukum di bidang pertahanan, mengingat besarnya anggaran yang terlibat dan dampak strategis proyek satelit bagi keamanan nasional.