Frankenstein45.Com – 09 Mei 2026 | Andrew Commis, seorang sinematografer asal Australia yang dikenal lewat karya-karya film internasional, baru‑baru ini memberikan saran kepada calon pembuat film pemula untuk meningkatkan kepekaan visual mereka melalui praktik fotografi. Menurut Commis, kemampuan melihat dan menafsirkan cahaya, komposisi, serta detail visual merupakan dasar yang tak terpisahkan dari proses sinematografi.
Berikut poin‑poin utama yang disampaikan:
- Rutin berlatih fotografi: Mengabadikan momen secara fotografis membantu pembuat film mengasah kemampuan mengidentifikasi elemen visual penting, seperti pola, tekstur, dan warna.
- Gunakan kamera apa saja: Tidak perlu peralatan mahal; kamera smartphone sekalipun dapat menjadi alat belajar asalkan dipakai secara konsisten.
- Pahami prinsip komposisi: Aturan sepertirule of thirds, leading lines, dan framing harus dipraktikkan dalam setiap bidikan.
- Eksperimen dengan cahaya: Cobalah memotret pada berbagai kondisi pencahayaan – siang terang, senja, atau lampu buatan – untuk mengenal bagaimana cahaya memengaruhi mood gambar.
- Evaluasi hasil secara kritis: Setelah memotret, tinjau foto secara detail, catat apa yang berhasil dan apa yang dapat diperbaiki.
Commis menekankan bahwa kemampuan visual yang terasah lewat fotografi akan langsung berkontribusi pada proses pengambilan gambar dalam film. Ketika seorang sutradara atau sinematografer sudah terbiasa “melihat” secara intuitif, mereka dapat lebih cepat menentukan sudut pengambilan, pencahayaan, serta gerakan kamera yang tepat.
Selain itu, fotografi juga memberi kesempatan bagi pembuat film untuk membangun portofolio visual yang kuat. Portofolio tersebut dapat menjadi nilai tambah saat melamar kerja di industri film atau saat mempresentasikan konsep kepada produser.
Beberapa langkah praktis yang dapat diikuti oleh pemula meliputi:
- Mulai dengan proyek foto harian, misalnya “photo a day” selama sebulan.
- Pelajari tutorial dasar fotografi secara online atau melalui buku.
- Ikuti tantangan foto tematik untuk melatih kreativitas.
- Gabungkan foto-foto terbaik ke dalam moodboard untuk proyek film mendatang.
Dengan konsistensi dan rasa ingin tahu yang tinggi, Commis yakin para pembuat film muda dapat mengembangkan mata visual yang tajam, sehingga kualitas sinematografi Indonesia akan semakin kompetitif di kancah internasional.







