Frankenstein45.Com – 23 Juni 2026 | Kementerian Perindustrian menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk menghentikan atau memindahkan fasilitas produksi dua perusahaan komponen otomotif yang sebelumnya menjadi sorotan publik. Pernyataan ini muncul setelah munculnya spekulasi di media sosial tentang kemungkinan relokasi pabrik yang dapat memengaruhi rantai pasok industri kendaraan di dalam negeri.
Menanggapi isu tersebut, Menteri Perindustrian menyatakan bahwa kedua perusahaan masih beroperasi secara normal dan tidak ada arahan resmi untuk melakukan “hengkang” atau penutupan produksi. Pemerintah menekankan pentingnya menjaga stabilitas produksi komponen otomotif untuk mendukung industri mobil nasional yang sedang berkembang.
Beberapa poin utama yang disampaikan kementerian antara lain:
- Fasilitas produksi tetap berfungsi dengan kapasitas penuh.
- Tidak ada kebijakan yang mengharuskan perusahaan melakukan relokasi atau penghentian operasi.
- Pemerintah akan terus memantau kinerja dan kontribusi sektor otomotif terhadap perekonomian.
Selain itu, kementerian menambahkan bahwa dukungan terhadap industri komponen otomotif meliputi penyediaan insentif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta upaya memperkuat jaringan pemasok lokal. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor.
Dengan penegasan ini, diharapkan kepastian bagi para pelaku industri, investor, serta konsumen akhir bahwa produksi komponen otomotif akan terus berlanjut tanpa gangguan berarti.




