Komisi XIII Soroti Program Pangan Imipas sebagai Motivasi Binaan
Komisi XIII Soroti Program Pangan Imipas sebagai Motivasi Binaan

Komisi XIII Soroti Program Pangan Imipas sebagai Motivasi Binaan

Frankenstein45.Com – 23 Juni 2026 | Komisi XIII DPR RI dalam rapat kerja terbaru menyoroti keberhasilan program kemandirian pangan yang dijalankan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas). Menurut anggota komisi, inisiatif tersebut tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan di lembaga pemasyarakatan, tetapi juga berperan sebagai motivasi penting bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan dan rasa mandiri.

Program kemandirian pangan Imipas mencakup beberapa kegiatan utama, antara lain:

  • Pembentukan kebun organik di dalam kompleks pemasyarakatan, dengan melibatkan narapidana dalam proses penanaman, perawatan, dan panen.
  • Penyediaan pelatihan pertanian modern, termasuk teknik hidroponik dan aquaponik, yang diarahkan pada peningkatan produktivitas lahan terbatas.
  • Pembelajaran tentang pengolahan hasil pertanian menjadi produk konsumsi, seperti pembuatan makanan olahan, selai, dan camilan sehat.
  • Pengembangan usaha mikro berbasis hasil pertanian yang dapat dijual kepada masyarakat luar maupun dipakai untuk konsumsi internal.

Anggota Komisi XIII menekankan bahwa keterlibatan aktif narapidana dalam kegiatan pertanian memberikan efek psikologis positif. “Ketika mereka merasakan hasil kerja mereka sendiri, rasa percaya diri dan tanggung jawab meningkat secara signifikan,” ujar salah satu anggota komisi dalam pernyataannya.

Selain meningkatkan kesejahteraan mental, program ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap kebutuhan pangan di dalam lembaga. Dengan memproduksi sebagian besar kebutuhan sayuran dan buah-buahan secara mandiri, Imipas dapat mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal dan menurunkan biaya operasional.

Para narapidana yang terlibat melaporkan perubahan sikap yang positif. Salah satu narapidana yang mengikuti pelatihan hidroponik menyatakan, “Saya belajar banyak tentang cara menumbuhkan tanaman tanpa tanah, dan kini saya punya harapan untuk mengaplikasikan ilmu ini setelah bebas nanti.”

Pemerintah berharap program ini dapat direplikasi di lebih banyak fasilitas pemasyarakatan, menjadikannya model inovatif dalam upaya rehabilitasi narapidana sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.