Frankenstein45.Com – 05 Mei 2026 | Brand sepatu lokal Stradenine hari ini secara resmi menegaskan bahwa mereka tidak memiliki kaitan apapun dengan proyek pengadaan sepatu senilai Rp 700.000 untuk siswa Sekolah Rakyat (SR) yang berada di bawah naungan Kementerian Sosial (Kemensom).
Pengumuman penolakan tersebut muncul setelah munculnya spekulasi di media sosial dan sejumlah portal berita yang menyebutkan nama Stradenine sebagai salah satu vendor dalam program distribusi sepatu tersebut. Pihak Stradenine memberikan klarifikasi melalui pernyataan tertulis yang menyebutkan bahwa tidak ada kontrak, surat penunjukan, ataupun faktur pembelian yang melibatkan perusahaan mereka dalam program tersebut.
Pernyataan resmi Stradenine menekankan tiga poin utama:
- Tidak ada dokumen resmi yang menunjuk Stradenine sebagai pemasok sepatu untuk program Sekolah Rakyat.
- Produk yang diproduksi oleh Stradenine tidak pernah dijual atau diserahkan kepada pihak Kementerian Sosial dalam rangka program tersebut.
- Jika terdapat penggunaan nama atau merek Stradenine secara tidak sah, pihak perusahaan siap menempuh jalur hukum.
Sementara itu, Kementerian Sosial belum memberikan komentar resmi mengenai klarifikasi tersebut. Namun, pejabat kementerian sebelumnya menyatakan bahwa proses pengadaan barang publik selalu melalui mekanisme tender yang transparan dan diawasi oleh Badan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LPSE).
Kasus ini menambah deretan kontroversi terkait program bantuan sosial yang melibatkan distribusi barang ke sekolah negeri. Masyarakat dan aktivis menuntut transparansi lebih lanjut agar tidak terjadi penyalahgunaan nama brand atau penipuan terhadap penerima manfaat.
Jika ada perkembangan lebih lanjut, baik dari pihak Stradenine maupun Kementerian Sosial, akan kami laporkan secara berkelanjutan.







