Strategi Honda Lawan Mobil China: Tinggalkan Target Full EV, Fokus ke Hybrid
Strategi Honda Lawan Mobil China: Tinggalkan Target Full EV, Fokus ke Hybrid

Strategi Honda Lawan Mobil China: Tinggalkan Target Full EV, Fokus ke Hybrid

Frankenstein45.Com – 15 Mei 2026 | Honda Motor Co. mengumumkan perubahan signifikan dalam rencana pengembangan kendaraan listriknya. Awalnya perusahaan Jepang ini menargetkan produksi mobil listrik murni (full EV) pada tahun 2040, namun kini strategi tersebut ditinggalkan demi fokus pada teknologi hybrid.

Keputusan ini dipicu oleh persaingan ketat dengan produsen otomotif asal Tiongkok yang telah meluncurkan rangkaian kendaraan listrik dengan harga kompetitif dan jaringan produksi yang luas. Mobil listrik China kini menguasai pangsa pasar global, memaksa Honda meninjau kembali pendekatan jangka panjangnya.

Berikut perbandingan singkat antara strategi Honda dan produsen China:

Aspek Honda Produsen China
Target kendaraan Hybrid (plug‑in & mild) Full EV
Jangka waktu utama 2025‑2035 2020‑2025
Investasi R&D USD 2 miliar USD 5 miliar
Model utama CR‑V Hybrid, Accord Hybrid BYD Han EV, Nio ET7

Dengan mengalihkan fokus ke hybrid, Honda berharap dapat memanfaatkan infrastruktur pengisian bahan bakar yang masih terbatas di banyak pasar, sekaligus memberikan transisi yang lebih mulus bagi konsumen yang belum siap beralih sepenuhnya ke listrik.

Strategi ini juga selaras dengan regulasi emisi di beberapa negara yang memberikan insentif tidak hanya untuk kendaraan listrik murni, tetapi juga untuk model hybrid. Honda menargetkan penjualan hybrid mencapai 30 % dari total penjualannya pada akhir dekade ini.

Meski demikian, perusahaan tetap menyatakan komitmen jangka panjang terhadap elektrifikasi, termasuk pengembangan baterai solid‑state dan kendaraan listrik untuk segmen premium. Namun, dalam jangka menengah, hybrid dipandang sebagai langkah paling realistis untuk bersaing melawan arus masuk kendaraan listrik China.