Frankenstein45.Com – 10 Mei 2026 | Polisi Republik Indonesia (Polri) mengingatkan masyarakat tentang ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat meningkat akibat fenomena Super El Nino 2026. Kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi akan menghasilkan suhu tinggi, curah hujan rendah, dan kelembaban yang menurun drastis, sehingga meningkatkan risiko kebakaran di area rawan.
Polri menekankan pentingnya peran aktif warga dalam mencegah karhutla. Berikut langkah‑langkah yang dapat dilakukan masyarakat:
- Mengurangi atau menghindari pembakaran sampah, limbah pertanian, dan dedaunan secara terbuka.
- Melaporkan aktivitas mencurigakan atau percikan api kepada pihak berwenang melalui layanan darurat atau aplikasi keamanan publik.
- Menjaga kebersihan area sekitar rumah, terutama di zona pinggiran hutan, dengan membuang sampah pada tempatnya dan menyingkirkan bahan mudah terbakar.
- Berpartisipasi dalam program penanaman kembali dan rehabilitasi lahan yang terdampak kebakaran.
- Mengikuti edukasi dan pelatihan tentang penanganan darurat kebakaran yang diselenggarakan oleh kepolisian atau lembaga terkait.
Polri juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, serta lembaga lingkungan hidup untuk memperkuat pemantauan wilayah rawan kebakaran melalui patroli udara, satelit, dan pos pengamatan di lapangan.
Upaya bersama antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat menurunkan angka kejadian karhutla, melindungi ekosistem, serta mengurangi dampak ekonomi dan kesehatan yang biasanya menyertai kebakaran hutan. Kesadaran ekologis menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan Super El Nino 2026.




