Frankenstein45.Com – 20 Juni 2026 | Survei terbaru yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LPI) mengungkapkan bahwa popularitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) masih berada di bawah ambang batas parlemen, meskipun citra partai tersebut sebagai wadah generasi muda semakin kuat berkat peran aktif Ketua Umum Kaesang Pangarep.
| Wilayah | Elektabilitas PSI |
|---|---|
| Jabodetabek | 3,5 % |
| Jawa Barat | 2,9 % |
| Jawa Tengah | 2,6 % |
| Sumatra Utara | 2,4 % |
| Indonesia Raya | 2,7 % |
Di sisi lain, citra PSI sebagai partai yang dekat dengan pemuda dan berorientasi pada isu-isu progresif menunjukkan peningkatan signifikan. Sebanyak 62 % responden menyatakan bahwa PSI “memiliki energi muda” dan 58 % menilai partai tersebut “dekat dengan aspirasi generasi Z”. Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, disebutkan menjadi faktor utama dalam memperkuat persepsi tersebut melalui aksi-aksi kampanye di media sosial, kunjungan ke kampus, serta dialog terbuka dengan organisasi kepemudaan.
- Kepemimpinan Kaesang: Aktivitasnya yang energik dan gaya komunikasinya yang santai berhasil menarik perhatian media dan publik muda.
- Kebijakan Fokus: PSI menekankan agenda pendidikan, lapangan kerja, dan reformasi birokrasi, yang dianggap relevan oleh pemilih berusia 18–30 tahun.
- Strategi Media: Penggunaan platform TikTok, Instagram, dan YouTube untuk menyampaikan program secara visual dan interaktif.
Meskipun citra positif tersebut mulai terbentuk, tantangan utama tetap pada konversi popularitas menjadi dukungan suara yang cukup untuk menembus ambang batas parlemen. Analis politik memperkirakan bahwa PSI perlu memperluas jangkauan di luar daerah perkotaan, meningkatkan jaringan struktural, dan menajamkan pesan kebijakan agar dapat bersaing dengan partai-partai tradisional.
Secara keseluruhan, survei LPI menegaskan dua hal penting: pertama, Kaesang Pangarep berhasil menempatkan PSI di radar generasi muda; kedua, elektabilitas partai masih stagnan dan memerlukan strategi yang lebih agresif untuk meningkatkan peluang masuk DPR pada pemilu mendatang.




