Wapres Gibran Tegaskan Pentingnya Kemandirian Pangan di PENAS XVII Gorontalo
Wapres Gibran Tegaskan Pentingnya Kemandirian Pangan di PENAS XVII Gorontalo

Wapres Gibran Tegaskan Pentingnya Kemandirian Pangan di PENAS XVII Gorontalo

Frankenstein45.Com – 20 Juni 2026 | Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, menegaskan kembali urgensi kemandirian pangan nasional pada pembukaan Pekan Nasional Pertanian (PENAS) ke-17 yang diselenggarakan di Gorontalo. Dalam sambutannya, Gibran menyoroti peran strategis petani dan nelayan sebagai tulang punggung ketahanan pangan Indonesia di tengah tantangan dinamika pasar global.

Gibran menekankan bahwa ketergantungan pada impor bahan pangan dapat menimbulkan risiko ekonomi dan sosial, terutama ketika terjadi fluktuasi harga internasional. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen memperkuat rantai nilai pertanian melalui kebijakan yang mendukung peningkatan produktivitas, akses teknologi, serta pembiayaan yang lebih mudah bagi pelaku usaha pertanian dan perikanan.

Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain:

  • Peningkatan produktivitas: Memperluas adopsi teknologi pertanian modern, seperti sistem irigasi presisi dan benih unggul, untuk meningkatkan hasil per hektar.
  • Dukungan finansial: Menyederhanakan prosedur kredit pertanian, memperkenalkan skema pembiayaan berbasis hasil panen, serta memperluas jaringan lembaga keuangan mikro di daerah pedesaan.
  • Peningkatan nilai tambah: Mendorong pengembangan industri pengolahan hasil pertanian dan perikanan agar produk domestik memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
  • Kolaborasi lintas sektor: Mengoptimalkan sinergi antara pemerintah, swasta, akademisi, dan lembaga internasional dalam riset dan pengembangan inovasi pangan.

Gibran juga mengapresiasi peran petani dan nelayan Gorontalo yang telah menunjukkan ketangguhan dalam mengatasi perubahan iklim dan tantangan logistik. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama‑sama mewujudkan visi “Indonesia Mandiri Pangan” dengan semangat kebersamaan dan inovasi.

PENAS XVII diharapkan menjadi ajang pertukaran pengetahuan, pameran teknologi, serta forum diskusi kebijakan yang dapat menghasilkan rekomendasi konkrit untuk memperkuat ketahanan pangan nasional ke depan.