Frankenstein45.Com – 25 Juni 2026 | Menurut hasil survei terbaru yang dirilis pada Selasa, 23 Juni 2026 oleh Pew Research Center, citra Amerika Serikat (AS) di mata publik global masih berada pada posisi yang kurang menguntungkan. Survei tersebut menilai tingkat kepercayaan terhadap kepemimpinan Presiden Donald John Trump tetap rendah, dan persepsi negatif terhadap AS meningkat di banyak negara, termasuk Indonesia.
Berikut beberapa temuan utama dari survei tersebut:
- Hanya sekitar 30% responden di seluruh dunia menyatakan pandangan positif terhadap AS, menurun dibandingkan survei sebelumnya.
- Lebih dari setengah responden (sekitar 55%) menganggap citra AS negatif, mengindikasikan penurunan kepercayaan yang signifikan.
- Di Indonesia, 60% responden menilai citra AS secara negatif, sementara hanya 25% yang memiliki pandangan positif.
- Negara-negara di Asia Tenggara secara umum menunjukkan penurunan kepercayaan terhadap kebijakan luar negeri AS dalam beberapa tahun terakhir.
- Isu-isu seperti kebijakan perdagangan, keterlibatan militer, dan persepsi tentang nilai demokrasi menjadi faktor utama yang mempengaruhi penilaian publik.
Survei ini mengumpulkan data dari lebih 30.000 responden di 40 negara, dengan metodologi wawancara telepon dan daring yang dijalankan secara berulang selama tiga bulan terakhir. Pew Research Center menekankan bahwa perubahan persepsi publik dapat berimplikasi pada hubungan diplomatik dan ekonomi AS di masa mendatang.
Para pengamat politik menilai bahwa citra negatif ini dapat memperumit upaya AS dalam membangun aliansi strategis, terutama di kawasan Asia‑Pasifik. Mereka menyarankan bahwa kebijakan luar negeri yang lebih sensitif terhadap kepentingan regional serta peningkatan dialog publik dapat membantu memperbaiki persepsi yang ada.
Walaupun survei menunjukkan tren negatif, Pew Research Center mencatat adanya variasi signifikan antar negara, dengan beberapa wilayah masih memandang AS secara positif karena faktor sejarah atau manfaat ekonomi yang dirasakan.




