Frankenstein45.Com – 04 Juli 2026 | Tim Nasional Swiss berhasil melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor 2-0. Pertandingan yang berlangsung di BC Place, Vancouver, pada Jumat (3/7/2026) ini menunjukkan dominasi Swiss yang impresif.
Sejak peluit awal dibunyikan, Swiss langsung mengambil inisiatif serangan. Tim yang dilatih oleh Murat Yakin tersebut memperagakan permainan dengan tempo cepat, memanfaatkan kreativitas lini tengah yang dipimpin oleh Granit Xhaka dan Remo Freuler. Pada menit ke-10, Swiss berhasil membuka keunggulan melalui gol Breel Embolo. Gol ini berawal dari sebuah skema serangan balik yang terorganisir, di mana Johan Manzambi mengirimkan umpan terobosan yang berhasil dimanfaatkan Embolo untuk menjebol gawang Aljazair.
Setelah tertinggal, Aljazair berusaha bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan mereka. Pemain bintang Riyad Mahrez berusaha mengeksplorasi sisi sayap untuk menciptakan peluang, namun upaya tersebut berhasil dipatahkan oleh lini belakang Swiss yang solid, dipimpin oleh Manuel Akanji.
Memasuki babak kedua, Swiss kembali mengejutkan dengan menggandakan keunggulan mereka hanya satu menit setelah babak dimulai. Dan Ndoye, yang berada di posisi tepat, melepaskan tembakan keras setelah bola liar di depan kotak penalti Aljazair. Tembakan tersebut tidak mampu dihentikan oleh kiper Luca Zidane, dan membawa Swiss unggul 2-0.
Dengan keunggulan dua gol, Swiss menunjukkan permainan yang tenang dan terkontrol. Mereka mengendalikan jalannya pertandingan, sementara Aljazair berusaha mencari celah untuk memperkecil ketertinggalan, namun semua usaha mereka selalu terhalang oleh disiplin pertahanan Swiss.
Setelah pertandingan berakhir, mimpi Aljazair untuk melanjutkan langkah mereka di Piala Dunia 2026 harus terhenti. Kekecewaan mendalam dirasakan oleh kapten tim, Riyad Mahrez, yang secara mengejutkan mengumumkan pensiun dari timnas setelah 12 tahun berkarya. Dalam karier internasionalnya, Mahrez telah mencatatkan 119 penampilan dan mencetak 40 gol. Ia menyatakan, “Kami kebobolan dua gol karena kesalahan, dan di level ini, kami harus membayar mahal untuk itu.”
Kemenangan ini tidak hanya memastikan langkah Swiss ke fase selanjutnya, tetapi juga menjadi akhir dari perjalanan Aljazair di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia ini. Dengan penampilan yang konsisten, Swiss menunjukkan potensi mereka dan berharap dapat melanjutkan performa baik mereka di babak 16 besar.




