Frankenstein45.Com – 17 April 2026 | Tambang emas Martabe yang terletak di Provinsi Sumatera Utara diproyeksikan akan kembali berproduksi pada pertengahan Mei 2026. Setelah beberapa tahun mengalami penutupan sementara, perusahaan tambang kini telah menyelesaikan serangkaian persiapan teknis, lingkungan, dan perizinan untuk menghidupkan kembali operasi.
Target produksi tahunan ditetapkan sebesar 600.000 ounce, yang diharapkan dapat meningkatkan kontribusi sektor pertambangan emas Indonesia secara signifikan. Peningkatan output ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, menciptakan lapangan kerja, dan menambah pendapatan pajak.
Berikut rangkaian jadwal utama yang dijadwalkan perusahaan:
| Tahap | Perkiraan Waktu |
|---|---|
| Finalisasi perizinan lingkungan | Q1 2026 |
| Pengujian dan commissioning peralatan | Q1–Q2 2026 |
| Pembukaan kembali operasi tambang | Mei 2026 |
| Mulai produksi penuh | Juli 2026 |
Persiapan teknis meliputi pemeriksaan kembali infrastruktur tambang, penggantian komponen kritis pada fasilitas pengolahan, serta pelatihan ulang tenaga kerja. Tim manajemen menekankan pentingnya mematuhi standar keselamatan kerja dan regulasi lingkungan yang berlaku.
Dengan kapasitas produksi yang ditargetkan, Martabe diharapkan menjadi salah satu kontributor utama dalam total produksi emas nasional, yang pada 2025 diperkirakan berada di sekitar 1,5 juta ounce. Jika target tercapai, tambang ini akan menyumbang hampir 40% dari total produksi nasional.
Selain manfaat ekonomi, perusahaan juga berkomitmen untuk melakukan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang mencakup peningkatan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur di sekitar kawasan tambang.




