Tanpa Eli dan Lucho, Persib Tetap Target 3 Poin ke Bhayangkara: Bojan Hodak Janjikan Kemenangan
Tanpa Eli dan Lucho, Persib Tetap Target 3 Poin ke Bhayangkara: Bojan Hodak Janjikan Kemenangan

Tanpa Eli dan Lucho, Persib Tetap Target 3 Poin ke Bhayangkara: Bojan Hodak Janjikan Kemenangan

Frankenstein45.Com – 27 Mei 2026 | Bandung – Persib Bandung kembali menghadapi tantangan besar pada pekan ke-30 BRI Super League 2026/2027 ketika menjamu Bhayangkara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Kedua pemain kunci, Eli dan Lucho, tidak masuk dalam skuad karena cedera yang mengharuskan mereka beristirahat lebih lama. Meski kehilangan dua penggerak serangan, manajer teknis Bojan Hodak menegaskan tim tetap berambisi mengamankan tiga poin penuh.

Keputusan Bojan untuk mengundurkan diri dari kursi pelatih kepala telah resmi diumumkan pada 26 Mei 2026. Komisioner PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, menyatakan keputusan itu diambil secara baik‑baik, dengan mempertimbangkan masalah kesehatan dan keinginan Bojan untuk lebih dekat dengan keluarga. “Bojan adalah pelatih terbaik selama Persib berdiri,” ujar Umuh dalam konferensi pers di Graha Persib, menambahkan bahwa Bojan akan tetap berperan sebagai Technical Advisor dalam struktur klub.

Sementara Bojan beralih ke peran penasihat, asisten lama beliau, Igor Tolic, kini resmi dilantik sebagai kepala pelatih. Tolic, yang selama tiga musim terakhir menjadi tangan kanan Bojan, telah terlibat langsung dalam perencanaan taktik dan pengembangan pemain muda. “Kami tidak kehilangan visi, karena Igor memahami DNA tim dan akan melanjutkan filosofi permainan yang telah terbukti menghasilkan hattrick tiga gelar juara,” jelas Umuh.

Situasi Tim Tanpa Eli dan Lucho

Eli, gelandang kreatif asal Brasil, terpaksa absen setelah mengalami ketegangan otot pada latihan minggu lalu. Lucho, penyerang sayap asal Argentina, mengalami cedera pergelangan kaki yang diperkirakan membutuhkan dua minggu pemulihan. Kedua pemain tersebut telah menjadi andalan Persib dalam meraih gelar tiga musim berturut‑turut, mencatatkan total 38 gol dan 42 assist sejak musim 2023/2024.

Untuk menutup kekosongan tersebut, Igor Tolic menyiapkan formasi 4‑3‑3 yang menitikberatkan pada kecepatan sayap kiri dan kerja keras gelandang tengah. Pemain muda, Dimas Prasetyo, akan mengisi posisi sayap kanan, sementara penyerang lokal, Rudi Hartono, diharapkan menambah tajamnya serangan. “Kita punya kedalaman skuad, dan setiap pemain siap mengisi peran yang dibutuhkan,” kata Tolic pada sesi latihan pagi.

Kata Bojan: Fokus pada 3 Poin

Walaupun tidak lagi menjadi pelatih utama, Bojan tetap terlibat dalam persiapan taktik menjelang laga melawan Bhayangkara. Dalam pertemuan tim di ruang taktik, ia menekankan pentingnya konsistensi defensif dan memanfaatkan peluang balik. “Kami tidak akan mengurangi intensitas hanya karena kehilangan dua pemain. Setiap pemain harus bersikap profesional dan memberikan yang terbaik untuk meraih tiga poin,” tegas Bojan.

Bojan menambahkan bahwa keberadaan Eli dan Lucho memang memberikan dimensi ekstra, namun tim Persib telah terbiasa menghadapi situasi serupa sebelumnya. “Ketika kami meraih hattrick gelar, kami pernah kehilangan pemain kunci di tengah musim. Itu mengajarkan kami untuk selalu siap secara mental dan taktis,” ujarnya.

Peluang dan Tantangan Bhayangkara

Bhayangkara masuk ke laga ini dengan performa menengah, menempati posisi ke‑8 klasemen. Mereka memiliki pertahanan yang rapat tetapi kurang konsistensi dalam mencetak gol. Jika Persib dapat menekan tinggi dan memanfaatkan kesalahan lawan, peluang untuk meraih tiga poin menjadi sangat tinggi.

Berikut ringkasan statistik penting kedua tim menjelang pertandingan:

  • Persib: 22 kemenangan, 5 seri, 3 kekalahan; selisih gol +35
  • Bhayangkara: 15 kemenangan, 9 seri, 6 kekalahan; selisih gol +12
  • Jumlah tembakan ke gawang Persib rata‑rata 14 per laga, dengan akurasi tembakan 58%
  • Bhayangkara rata‑rata 9 tembakan per laga, akurasi 44%

Dengan keunggulan statistik tersebut, Persib memiliki kelebihan dalam hal serangan, meskipun harus menyesuaikan taktik karena absennya Eli dan Lucho.

Persib berharap dapat mengamankan tiga poin untuk memperkuat posisi di puncak klasemen, sekaligus menegaskan bahwa transisi kepelatihan tidak mengganggu ambisi klub. “Kami tetap bertekad menjadi juara, dan setiap laga adalah kesempatan untuk mendekatkan diri pada target akhir musim,” tutup Umuh Muchtar.

Dengan semangat baru di bawah asuhan Igor Tolic dan dukungan taktis Bojan sebagai penasihat, Persib berusaha menulis babak baru dalam sejarahnya, meski harus berjuang tanpa dua bintang utama. Laga melawan Bhayangkara dijadwalkan pada 31 Mei 2026, pukul 19.00 WIB. Persib siap menampilkan permainan agresif, menantang lawan, dan berusaha mengamankan tiga poin penuh.