Frankenstein45.Com – 23 April 2026 | Desa Air Santok, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatera Barat menjadi lokasi uji coba penerapan teknologi irigasi asal Jepang yang bertujuan meningkatkan efisiensi penggunaan air pada lahan pertanian padi. Proyek ini digencarkan oleh pemerintah daerah bersama institusi riset Jepang serta dinas pertanian setempat.
Teknologi yang dipakai meliputi sensor kelembaban tanah, sistem kontrol aliran air otomatis, serta platform pemantauan berbasis data yang dapat diakses melalui perangkat seluler. Sensor ditempatkan pada beberapa titik strategis di sawah untuk mengukur kadar air secara real‑time, sehingga pompa irigasi hanya diaktifkan ketika kebutuhan tanaman benar‑benar muncul.
Beberapa poin utama yang diharapkan tercapai dari uji coba ini antara lain:
- Mengurangi konsumsi air irigasi hingga 30% dibandingkan metode konvensional.
- Meningkatkan produktivitas padi dengan menjaga kondisi kelembaban tanah optimal.
- Mengurangi biaya operasional petani melalui otomasi sistem.
- Memberikan data ilmiah yang dapat dijadikan acuan kebijakan pertanian berkelanjutan di provinsi.
Para peneliti menjelaskan bahwa data yang dikumpulkan selama tiga bulan pertama akan dianalisis untuk menilai performa sistem dalam kondisi iklim tropis. Hasil analisis akan dipublikasikan dalam jurnal pertanian internasional serta menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam memperluas penggunaan teknologi serupa ke wilayah lain.
Selain manfaat teknis, proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran petani lokal tentang pentingnya manajemen sumber daya air yang efisien, khususnya di tengah tantangan perubahan iklim dan peningkatan kebutuhan pangan nasional.




