Frankenstein45.Com – 12 Mei 2026 | Kementerian Sosial Provinsi (KSP) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap beberapa dapur Satuan Penyelenggaraan Pengolahan Gizi (SPPG) di wilayah Jakarta Barat. Pemeriksaan yang dilaksanakan pada awal bulan ini mengungkapkan sejumlah pelanggaran kebersihan dan standar operasional yang signifikan.
Tim inspeksi menemukan bahwa banyak dapur masih menggunakan peralatan yang tidak bersih, terdapat sisa makanan basi, serta kurangnya prosedur sanitasi yang memadai. Kondisi ventilasi yang buruk dan pencahayaan yang tidak cukup juga menjadi catatan penting dalam laporan sidak.
- Peralatan masak berkarat dan tidak terjaga kebersihannya.
- Temuan makanan kedaluwarsa dan bahan baku yang tidak terkontrol suhu penyimpanannya.
- Area dapur kotor dengan tumpukan sampah yang tidak terkelola.
- Kurangnya fasilitas cuci tangan dan sanitasi bagi petugas dapur.
- Ventilasi tidak memadai sehingga meningkatkan risiko kontaminasi udara.
Menanggapi temuan tersebut, KSP menegaskan bahwa dapur-dapur yang tidak memenuhi standar kebersihan harus segera dihentikan operasionalnya (suspend) sampai perbaikan lengkap dilakukan. Hal ini dianggap penting untuk melindungi kesehatan anak-anak yang menjadi penerima manfaat program gizi tersebut.
Pejabat KSP menambahkan, “Tidak ada toleransi atas dapur yang tidak layak, karena kesehatan generasi muda adalah prioritas utama. Kami akan terus melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan standar kebersihan terpenuhi.”
Pihak pengelola dapur di Jakarta Barat menyatakan kesediaannya untuk memperbaiki fasilitas dan prosedur kerja. Mereka berjanji akan melakukan renovasi, meningkatkan pelatihan kebersihan bagi staf, serta memperbaiki sistem penyimpanan bahan pangan.
Inspeksi ini diharapkan menjadi momentum bagi semua pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah maupun lembaga non‑pemerintah, untuk meningkatkan kualitas layanan gizi anak di seluruh wilayah Jakarta. Upaya bersama ini diharapkan dapat menurunkan risiko penyakit yang berhubungan dengan makanan serta memastikan program gizi berjalan efektif.




