Frankenstein45.Com – 16 Mei 2026 | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi mengumumkan bahwa tidak akan ada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said pada Minggu, 17 Mei 2026. Keputusan ini menimbulkan pertanyaan di kalangan pengguna jalan, komunitas pecinta lingkungan, serta pedagang yang biasanya memanfaatkan acara tersebut.
CFD merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap minggu pertama pada hari Minggu di sejumlah ruas jalan utama Jakarta, termasuk Rasun Said. Tujuan utamanya adalah mengurangi emisi kendaraan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya mobilitas berkelanjutan, serta memberikan ruang terbuka bagi warga untuk berolahraga dan bersosialisasi.
Berikut rangkuman faktor-faktor yang memengaruhi keputusan penundaan CFD pada tanggal tersebut:
- Persiapan infrastruktur: Pemerintah mengindikasikan adanya pekerjaan perbaikan jalan dan pemasangan fasilitas publik yang belum selesai, sehingga mengganggu kelancaran acara.
- Jadwal kegiatan lain: Pada tanggal yang sama terdapat agenda resmi kota, termasuk upacara peringatan dan penataan ulang area komersial yang memerlukan penutupan jalan.
- Cuaca: Prediksi cuaca menunjukkan potensi hujan deras, yang dapat menurunkan partisipasi dan menimbulkan risiko keselamatan.
Meskipun acara CFD di Rasuna Said tidak dilaksanakan pada minggu tersebut, pihak DKI Jakarta menegaskan bahwa program CFD akan kembali digelar pada minggu berikutnya, tepatnya pada bulan Juni 2026. Jadwal baru tersebut akan diumumkan secara resmi melalui kanal komunikasi pemerintah dan media sosial.
Reaksi publik beragam. Beberapa kelompok masyarakat mengungkapkan kekecewaan karena kehilangan kesempatan untuk berolahraga di area terbuka, sementara pedagang kaki lima menyambut baik keputusan ini karena mengurangi gangguan pada usaha mereka. Di sisi lain, aktivis lingkungan menilai bahwa penundaan singkat tidak mengurangi dampak positif jangka panjang dari program CFD.
Pemerintah berjanji akan meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait untuk meminimalkan penundaan serupa di masa mendatang, serta mempercepat penyelesaian pekerjaan infrastruktur agar CFD dapat berlangsung secara rutin tanpa hambatan.
Warga Jakarta diimbau tetap memperhatikan informasi terbaru mengenai jadwal CFD melalui portal resmi DKI Jakarta atau aplikasi layanan publik, agar dapat merencanakan aktivitas mereka dengan tepat.




