Tinjau Warga Perbatasan, Sekretaris BNPP RI Pastikan Program 15.000 RTLH Tepat Sasaran
Tinjau Warga Perbatasan, Sekretaris BNPP RI Pastikan Program 15.000 RTLH Tepat Sasaran

Tinjau Warga Perbatasan, Sekretaris BNPP RI Pastikan Program 15.000 RTLH Tepat Sasaran

Frankenstein45.Com – 14 Mei 2026 | Komjen Pol. Makhruzi Rahman, Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, melakukan kunjungan lapangan ke beberapa desa perbatasan untuk meninjau kondisi rumah warga yang menjadi penerima Program Bantuan Peningkatan Kualitas 15.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kunjungan ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran dan mengidentifikasi kendala yang masih ada di wilayah perbatasan.

Selama inspeksi, Sekretaris BNPP menilai kualitas renovasi yang telah dilaksanakan, mengecek kelengkapan dokumen penerima, serta mendengarkan keluhan dan harapan masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan tokoh setempat agar program dapat berjalan efektif.

Program RTLH merupakan inisiatif pemerintah untuk memperbaiki kondisi hunian yang tidak layak, khususnya di daerah rawan konflik dan terpencil. Dengan target 15.000 rumah, program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup, mengurangi potensi konflik sosial, serta memperkuat kehadiran negara di wilayah perbatasan.

Berikut poin-poin utama yang disorot dalam kunjungan tersebut:

  • Verifikasi data penerima: memastikan bahwa rumah yang menerima bantuan memang termasuk dalam kategori tidak layak huni dan berada di zona perbatasan.
  • Pengawasan kualitas renovasi: memeriksa material yang digunakan, standar konstruksi, dan kepatuhan pada pedoman teknis yang telah ditetapkan.
  • Koordinasi lintas sektoral: melibatkan aparat keamanan, Dinas Pekerjaan Umum, dan lembaga sosial untuk memperlancar pelaksanaan program.
  • Penanganan kendala logistik: mengidentifikasi hambatan distribusi material ke lokasi yang sulit dijangkau dan mencari solusi alternatif.
  • Monitoring pasca‑rehabilitasi: menetapkan mekanisme evaluasi berkala untuk menilai dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan warga.

Komjen Makhruzi menegaskan bahwa ke depan BNPP akan meningkatkan frekuensi monitoring dan memperkuat sistem pelaporan berbasis digital, sehingga data dapat diakses secara real‑time oleh semua pihak terkait. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga dan merawat rumah yang telah diperbaiki.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan Program Bantuan Peningkatan Kualitas 15.000 RTLH dapat benar‑benar menjangkau keluarga yang paling membutuhkan, sekaligus memperkuat stabilitas dan keamanan di wilayah perbatasan Indonesia.