Frankenstein45.Com – 29 Juni 2026 | Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati “Titiek” Soeharto, menyampaikan bahwa proses distribusi pupuk bersubsidi kini mengalami percepatan signifikan setelah pemerintah melakukan penyederhanaan regulasi terkait.
Pembaharuan aturan mencakup penghapusan prosedur berlapis yang sebelumnya memperlambat alur penyaluran, serta penerapan sistem digital untuk memantau stok dan permintaan di tingkat daerah. Hasilnya, waktu yang dibutuhkan untuk mengirim pupuk dari gudang pusat ke petani turun dari rata‑rata tiga minggu menjadi kurang dari satu minggu pada beberapa wilayah.
Beberapa poin penting dari penyederhanaan tersebut antara lain:
- Penyederhanaan dokumen verifikasi bagi petani penerima bantuan.
- Penggunaan aplikasi mobile untuk pelaporan real‑time oleh dinas pertanian provinsi.
- Penyatuan satu pintu layanan antara kementerian pertanian dan lembaga keuangan yang menyalurkan dana.
Ke depan, Komisi IV DPR berkomitmen untuk terus memantau implementasi regulasi baru dan memberikan rekomendasi perbaikan lebih lanjut. Titiek menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan petani untuk memastikan bahwa bantuan pupuk dapat sampai tepat waktu dan tepat sasaran.




