Frankenstein45.Com – 11 Mei 2026 | Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, mengumumkan bahwa TNI AL akan mengirimkan sebuah kapal selam penyelamat untuk dipasangkan pada kapal induk KRI Canopus. Pengiriman ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemampuan penyelamatan dan operasi bawah laut militer Indonesia.
Kapal selam penyelamat yang dimaksud merupakan platform khusus yang dilengkapi dengan peralatan penyelamatan, sistem navigasi canggih, serta kemampuan beroperasi dalam kondisi laut yang menantang. Berikut beberapa karakteristik utama kapal tersebut:
- Berat sekitar 1.200 ton dengan panjang hampir 70 meter.
- Dilengkapi dengan ruang kompartemen penyelamatan yang dapat menampung hingga 30 personel.
- Sistem sonar dan komunikasi terkini untuk koordinasi dengan unit lain.
- Kapasitas operasi hingga kedalaman 300 meter.
- Didukung oleh kru terlatih khusus penyelamatan laut.
Penempatan kapal selam penyelamat pada KRI Canopus diharapkan meningkatkan respons cepat terhadap insiden di laut, seperti kecelakaan kapal atau situasi darurat lainnya. KRI Canopus sendiri merupakan kapal induk kelas kecil yang berfungsi sebagai pusat komando dan kontrol operasi maritim, sekaligus menjadi basis bagi berbagai jenis kapal pendukung.
Proses instalasi diperkirakan selesai dalam tiga bulan ke depan, dengan uji coba operasional dijadwalkan pada kuartal berikutnya. Setelah selesai, kapal selam penyelamat akan menjadi bagian integral dari armada TNI AL, memperkuat kesiapan pertahanan maritim negara.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen TNI AL dalam meningkatkan kemampuan penyelamatan dan menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia yang luas.




