Frankenstein45.Com – 26 Mei 2026 | Tradisi Perang Obor kembali menjadi sorotan utama pada rangkaian acara sedekah bumi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun di Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, dan menjadi puncak perayaan yang menggabungkan unsur keagamaan, kebudayaan, serta kepedulian sosial.
Perang Obor merupakan ritual di mana warga membawa obor yang disulut secara serentak, lalu berarak mengelilingi desa dalam barisan yang teratur. Nyala api yang menari melambangkan harapan akan keselamatan, keberkahan, dan persatuan. Pada acara tahun ini, ribuan peserta, mulai dari anak‑anak sekolah hingga tokoh masyarakat, turut serta menyalakan obor masing‑masing.
Acara dimulai pada Senin pagi dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, diikuti oleh prosesi pemberian sedekah berupa hasil pertanian, hasil laut, dan barang kebutuhan pokok kepada keluarga kurang mampu. Seluruh sumbangan kemudian dikumpulkan di balai desa dan didistribusikan secara adil oleh panitia.
- Waktu: Senin, 22 April 2024
- Tempat: Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara
- Peserta: Warga desa, aparat desa, tokoh agama, dan relawan
- Tujuan: Memperkuat rasa kebersamaan, menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan, serta melestarikan warisan budaya lokal
Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menegaskan pentingnya tradisi ini sebagai media edukasi nilai gotong‑royong dan kepekaan sosial. Kepala Dinas mengungkapkan, “Perang Obor tidak hanya sekadar pertunjukan, melainkan wujud nyata solidaritas masyarakat dalam menunaikan kewajiban sosial.”
Selain kegiatan utama, rangkaian acara juga menampilkan pertunjukan seni tradisional seperti tari reog, musik gamelan, serta lomba masakan khas Jepara. Semua kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana yang meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Dengan berakhirnya prosesi Perang Obor, warga desa menutup acara dengan menabur benih‑benih kebaikan, berharap tradisi ini dapat terus hidup dan memberikan manfaat bagi generasi selanjutnya.




