Frankenstein45.Com – 18 April 2026 | Belanja daring kini semakin dipengaruhi oleh konten digital yang memikat, seperti video pendek, ulasan produk, dan siaran langsung. Strategi ini telah memicu lonjakan signifikan dalam volume transaksi e‑commerce, khususnya pada kategori elektronik.
Berbagai pelaku bisnis memanfaatkan platform media sosial untuk menampilkan fitur produk secara visual, sehingga konsumen dapat merasakan manfaatnya sebelum melakukan pembelian. Pendekatan berbasis konten ini tidak hanya meningkatkan awareness, tetapi juga memperpendek siklus keputusan membeli.
Berikut beberapa faktor utama yang mendorong pertumbuhan ini:
- Penggunaan video pendek di platform seperti TikTok dan Instagram Reels yang menampilkan demo produk.
- Siapa siaran langsung (live streaming) yang melibatkan influencer teknologi.
- Ulasan dan tutorial produk yang membantu konsumen memahami spesifikasi teknis.
- Integrasi tautan belanja langsung dalam postingan media sosial.
Data terbaru menunjukkan peningkatan penjualan elektronik secara konsisten. Pada tahun 2025, penjualan elektronik mencapai Rp 150 triliun, dan diproyeksikan naik menjadi Rp 190 triliun pada akhir 2026, menandakan pertumbuhan tahunan sekitar 26%.
| Tahun | Penjualan Elektronik (Rp Triliun) | Pertumbuhan Tahunan (%) |
|---|---|---|
| 2024 | 130 | 22 |
| 2025 | 150 | 15 |
| 2026 | 190 | 26 |
Dengan tren konten yang terus berkembang, diperkirakan kategori elektronik akan tetap menjadi kontributor utama bagi ekosistem e‑commerce Indonesia. Pelaku usaha yang dapat mengoptimalkan strategi konten interaktif diprediksi akan memperoleh keunggulan kompetitif yang signifikan.




