UAE Buka 500 Lowongan, Pekerja Indonesia Siap Isi Sektor Hospitality
UAE Buka 500 Lowongan, Pekerja Indonesia Siap Isi Sektor Hospitality

UAE Buka 500 Lowongan, Pekerja Indonesia Siap Isi Sektor Hospitality

Frankenstein45.Com – 03 Juni 2026 | Ras Al‑Khaimah, Uni Emirat Arab (UEA) baru‑baru ini mengumumkan pembukaan 500 lowongan kerja bagi tenaga kerja migran Indonesia di sektor perhotelan. Kesempatan ini ditawarkan melalui kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan otoritas ketenagakerjaan UEA, dengan harapan mengisi kebutuhan tenaga terampil di hotel, restoran, dan layanan pariwisata yang terus berkembang.

Program penempatan ini menargetkan lulusan program pelatihan hospitality, termasuk posisi front office, housekeeping, chef, dan pelayanan makanan & minuman. Calon pekerja diwajibkan memenuhi kualifikasi berikut:

  • Usia antara 20‑35 tahun.
  • Memiliki sertifikat kompetensi atau pelatihan di bidang perhotelan.
  • Fasih berbahasa Inggris, serta menguasai dasar bahasa Arab menjadi nilai tambah.
  • Kesehatan fisik dan mental yang baik, terbukti melalui medical check‑up.
  • Berkomitmen menempuh kontrak kerja minimal dua tahun.

Setelah lolos seleksi, kandidat akan mengikuti orientasi pra‑keberangkatan yang meliputi pelatihan budaya, prosedur kerja, dan pengetahuan dasar tentang peraturan ketenagakerjaan UEA. Pemerintah Indonesia menjamin perlindungan hak pekerja melalui perjanjian bilateral, termasuk jaminan upah minimum, asuransi kesehatan, serta mekanisme pengaduan bila terjadi pelanggaran.

Jenis Posisi Jumlah Lowongan
Front Office & Reception 150
Housekeeping 120
Chef & Kitchen Staff 130
Food & Beverage Service 100

Para pencari kerja dapat mendaftarkan diri melalui portal resmi Kementerian Ketenagakerjaan atau mengunjungi kantor pelayanan tenaga kerja terdekat. Proses pendaftaran mencakup pengisian formulir online, unggah dokumen pendukung, dan jadwal tes seleksi. Dengan antusiasme tinggi, banyak tenaga kerja Indonesia yang siap memanfaatkan peluang ini untuk mengembangkan karier internasional serta menyumbang pada pertumbuhan ekonomi kedua negara.