Frankenstein45.Com – 27 Juni 2026 | Universitas Indonesia (UI) secara resmi memperkenalkan Arboretum Hutan UI sebagai ruang terbuka hijau (RTH) yang dirancang untuk mendukung berbagai kegiatan akademik dan kesejahteraan mental. Upacara peresmian yang berlangsung pada akhir pekan kemarin dihadiri oleh rektor UI, dekan-dekan fakultas, serta perwakilan mahasiswa dan masyarakat sekitar.
Arboretum ini menempati lahan seluas sekitar lima hektar di kawasan kampus Depok, mengintegrasikan koleksi lebih dari 200 spesies tumbuhan asli Indonesia. Setiap zona ditata dengan tema khusus, mulai dari hutan hujan tropis, kebun obat tradisional, hingga taman edukatif yang menampilkan papan informasi mengenai manfaat masing-masing tumbuhan.
Fungsi utama Arboretum Hutan UI meliputi:
- Edukasi: Menyediakan ruang belajar luar kelas bagi mahasiswa, dosen, dan pelajar sekolah menengah yang ingin mempelajari keanekaragaman hayati dan konservasi.
- Riset: Menjadi lokasi uji coba bagi program penelitian botani, ekologi, dan ilmu lingkungan yang dikelola oleh berbagai fakultas, khususnya Fakultas Kehutanan dan Fakultas Biologi.
- Healing: Menawarkan lingkungan yang tenang dan asri untuk relaksasi, terapi alam, serta kegiatan mindfulness bagi sivitas akademika dan masyarakat umum.
- Kegiatan Sosial: Menjadi tempat penyelenggaraan workshop, seminar, serta acara budaya yang berhubungan dengan lingkungan hidup.
Fasilitas pendukung yang tersedia antara lain jalur pejalan kaki berbahan ramah lingkungan, area parkir sepeda, tempat duduk bambu, serta spot foto yang dilengkapi pencahayaan alami. Seluruh elemen dirancang agar meminimalisir jejak karbon dan mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan.
Rektor UI menekankan pentingnya integrasi ruang hijau dalam lingkungan kampus, menyatakan bahwa Arboretum Hutan UI tidak hanya menjadi laboratorium hidup, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kesejahteraan mental di tengah tekanan akademik. “Kami berharap mahasiswa dapat belajar sambil menikmati keindahan alam, sehingga pengetahuan dan kesehatan mental dapat berkembang secara bersamaan,” ujar rektor.
Ke depan, pihak UI berencana memperluas program kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat, serta mengadakan program adopsi pohon bagi alumni yang ingin berkontribusi pada pelestarian hutan kampus.




