UNICEF: Israel Bunuh Satu Anak Gaza Setiap Hari Sejak Gencatan Senjata
UNICEF: Israel Bunuh Satu Anak Gaza Setiap Hari Sejak Gencatan Senjata

UNICEF: Israel Bunuh Satu Anak Gaza Setiap Hari Sejak Gencatan Senjata

Frankenstein45.Com – 20 Juni 2026 | Data terbaru UNICEF mengungkapkan bahwa sejak gencatan senjata yang diumumkan pada Oktober 2025, setidaknya 265 anak Palestina telah tewas di Jalur Gaza akibat serangan Israel. Rata‑rata korban meninggal dunia mencapai satu anak per hari, menyoroti krisis kemanusiaan yang terus memburuk.

Berikut rangkuman data korban anak yang disampaikan UNICEF:

Bulan Jumlah Anak Tewas
Oktober 2025 45
November 2025 58
Desember 2025 62
Januari 2026 50
Februari 2026 (s/d 20) 50

UNICEF menekankan bahwa angka tersebut kemungkinan masih di bawah realita karena keterbatasan akses untuk verifikasi di lapangan. Organisasi tersebut menyerukan penghentian semua bentuk serangan terhadap sipil, terutama yang melibatkan anak‑anak, serta penegakan gencatan senjata yang dapat dipantau secara independen.

Reaksi internasional beragam. Beberapa negara mengutuk tindakan Israel dan menuntut penyelidikan independen, sementara sekutu tradisional Israel menekankan pentingnya keamanan dan melawan ancaman Hamas. Di sisi lain, organisasi hak asasi manusia dan LSM kemanusiaan menyerukan bantuan darurat, termasuk penyediaan makanan, air bersih, dan layanan kesehatan bagi anak‑anak yang selamat.

Upaya bantuan UNICEF meliputi pendirian pusat layanan kesehatan darurat, distribusi paket makanan khusus untuk anak, dan program psikososial untuk membantu anak yang mengalami trauma. Namun, akses terbatas dan keamanan yang tidak terjamin menjadi hambatan utama.

Situasi ini menegaskan perlunya solusi politik yang berkelanjutan, di mana semua pihak menghormati hak anak untuk hidup, belajar, dan tumbuh dalam lingkungan yang aman. Tanpa gencatan senjata yang efektif dan perlindungan bagi warga sipil, risiko kematian anak di Gaza diperkirakan akan terus meningkat.