Frankenstein45.Com – 20 Juni 2026 | Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi mengonfirmasi bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akan hadir dalam acara penutupan Musyawarah Nasional Konferensi Besar (Munas-Konbes) Nahdlatul Ulama tahun 2026. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung di kota Bangkalan, Pulau Madura, pada akhir pekan mendatang.
Kehadiran Presiden Prabowo diharapkan dapat menegaskan dukungan pemerintah terhadap agenda strategis NU menjelang Muktamar Nasional. Dalam pernyataannya, PBNU menekankan bahwa kunjungan ini mencerminkan sinergi antara lembaga keagamaan terbesar di Indonesia dengan kepemimpinan eksekutif negara.
Beberapa poin penting yang diperkirakan akan dibahas dalam Munas-Konbes 2026 meliputi:
- Penetapan prioritas program sosial keagamaan untuk tahun 2026-2028.
- Strategi peningkatan peran NU dalam memperkuat persatuan bangsa.
- Evaluasi pelaksanaan program pendidikan dan dakwah yang telah berjalan.
- Persiapan logistik dan agenda Muktamar NU yang direncanakan pada akhir 2026.
Acara penutupan ini juga akan dihadiri oleh para pimpinan daerah NU, tokoh masyarakat, serta perwakilan partai politik. Selain sambutan resmi, Presiden Prabowo diperkirakan akan menyampaikan pesan tentang pentingnya kolaborasi lintas sektoral dalam menyelesaikan tantangan sosial‑ekonomi Indonesia.
Lokasi pelaksanaan di Bangkalan dipilih karena kota ini menjadi salah satu sentra kegiatan keagamaan di Pulau Madura, sekaligus sebagai simbolik komitmen NU untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
Dengan kehadiran Presiden Prabowo, diharapkan Munas-Konbes 2026 dapat menghasilkan keputusan strategis yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan kemanusiaan, serta memperkuat peran NU sebagai motor penggerak pembangunan nasional.




