Frankenstein45.Com – 04 April 2026 | Pasukan Multinasional di Lebanon (UNIFIL) mengadakan upacara memorial pada hari Selasa untuk menghormati tiga anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tewas dalam misi perdamaian di negara tersebut. Upacara berlangsung di markas UNIFIL, dihadiri oleh perwakilan militer berbagai negara, serta keluarga dan rekan-rekan korban.
Ketiga prajurit TNI, yang bertugas sebagai bagian dari Kontingen Indonesia, gugur dalam sebuah serangan bersenjata yang menargetkan pos penjagaan mereka pada bulan Agustus 2023. Nama-nama mereka adalah: Sersan Ahmad Rudi, Sersan Budi Hartono, dan Sersan Dwi Santoso. Kejadian tersebut menimbulkan keprihatinan internasional dan menegaskan risiko tinggi yang dihadapi pasukan perdamaian di wilayah konflik.
Selama upacara, bendera Indonesia dikibarkan setengah tiang, dan peluru tembak hormat dilontarkan oleh pasukan UNIFIL. Pejabat UNIFIL menegaskan pentingnya penghormatan terhadap setiap nyawa yang berkorban dalam upaya menjaga stabilitas dan perdamaian di Lebanon, serta mengingatkan bahwa perlindungan personel menjadi prioritas utama dalam setiap operasi.
Komandan Kontingen Indonesia, Mayor Agus Prasetyo, menyampaikan rasa terima kasih kepada UNIFIL atas dukungan logistik dan keamanan yang diberikan, serta menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berpartisipasi aktif dalam misi-misi perdamaian PBB. Ia juga menambahkan bahwa keluarga korban akan terus diberikan bantuan dan perhatian dari pemerintah serta lembaga terkait.
Upacara ditutup dengan doa bersama, diikuti oleh penanaman bunga di area memorial sebagai simbol penghormatan dan kenangan abadi bagi para pahlawan yang gugur.




