Frankenstein45.Com – 26 Juni 2026 | Universitas Pattimura (Unpatti) di Ambon menandatangani kerja sama dengan perusahaan konsultan lingkungan untuk memperkuat riset dan implementasi pembangunan rendah karbon di provinsi Maluku. Kolaborasi ini dituangkan dalam pembentukan Center of Excellence (CoE) yang akan menjadi pusat kajian, pelatihan, dan pendampingan bagi pemerintah daerah, industri, serta masyarakat dalam mengadopsi teknologi bersih dan strategi mitigasi perubahan iklim.
Ruang lingkup kerja sama meliputi beberapa tahapan utama:
- Penelitian awal untuk memetakan emisi karbon di sektor energi, transportasi, dan pertanian di Maluku.
- Pengembangan model pembangunan rendah karbon yang disesuaikan dengan karakteristik geografis dan ekonomi setempat.
- Penyusunan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
- Penyelenggaraan pelatihan dan workshop bagi pemangku kepentingan lokal.
- Monitoring dan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan target pengurangan emisi tercapai.
Direktur Center of Excellence, Prof. Dr. Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa pusat ini diharapkan menjadi katalisator transformasi ekonomi hijau di Maluku, mengingat provinsi tersebut memiliki potensi energi terbarukan seperti tenaga angin, surya, dan biomassa. Ia menambahkan bahwa melalui pendekatan berbasis data, CoE akan membantu mengidentifikasi peluang investasi yang ramah lingkungan serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.
Sementara itu, perwakilan konsultan lingkungan, Ibu Siti Nurhaliza, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral. Menurutnya, integrasi antara akademisi, pemerintah, dan sektor swasta akan mempercepat adopsi praktik rendah karbon, sekaligus mendukung agenda nasional Indonesia dalam menurunkan intensitas karbon hingga 2030.
Proyek ini juga sejalan dengan komitmen Indonesia dalam Perjanjian Paris dan rencana aksi iklim nasional. Diharapkan, dalam tiga tahun pertama, CoE dapat menghasilkan setidaknya 10 rekomendasi kebijakan yang dapat diimplementasikan, serta melatih lebih dari 500 tenaga kerja lokal dalam teknologi bersih.
Dengan langkah ini, Unpatti tidak hanya memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi terdepan di wilayah timur Indonesia, tetapi juga berkontribusi nyata dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan di Maluku.




