Frankenstein45.Com – 24 April 2026 | Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama kembali menapaki lintasan Moto3 setelah mengalami kegagalan finish di seri Amerika Serikat (COTA). Dengan tekad kuat dan dukungan penuh dari Honda Team Asia, Veda menatap seri keempat Moto3 2026 yang akan digelar di Sirkuit Jerez-Ángel Nieto, Spanyol, pada 24-26 April. Ia berharap dapat mengubah nasib dan kembali bersaing di barisan depan.
Setelah menempati posisi keempat pada kualifikasi Moto3 GP Brasil 2026, Veda menunjukkan kecepatan yang konsisten di beberapa balapan awal musim. Ia finis di posisi kelima di Thailand dan berhasil meraih podium ketiga di Brasil, menambah kepercayaan diri tim. Namun, insiden high‑side di Austin menyebabkan ia tidak finis dan turun ke peringkat ketujuh klasemen sementara dengan 27 poin.
Karakteristik Sirkuit Jerez dan Keunggulan Veda
Jerez dikenal sebagai trek teknis dengan serangkaian tikungan berkecepatan menengah yang menuntut presisi dalam tiap sektor. Veda, yang pernah menjuarai podiumnya di Red Bull Rookies Cup 2025 pada lintasan yang sama, mengaku sangat familiar dengan karakteristiknya. “Sirkuit ini cukup teknis dan membutuhkan konsistensi sejak sesi pertama,” ujar Veda dalam pernyataan resmi tim.
Pengalaman di JuniorGP dan Rookies Cup memberi Veda keunggulan dalam mengatur posisi masuk tikungan serta memaksimalkan akselerasi keluar tikungan. Tim Honda Asia juga menekankan bahwa mesin Honda CBR125R yang dipakai Veda memiliki performa optimal untuk trek berliku seperti Jerez, sehingga peluang untuk mencatat waktu lap yang kompetitif sangat terbuka lebar.
Jadwal Balapan Moto3 Spanyol 2026
- 24 April 2026 – 14.00‑14.35 WIB: Latihan Bebas 1 (FP1)
- 24 April 2026 – 18.15‑18.50 WIB: Latihan Bebas (Practice)
- 25 April 2026 – 13.40‑14.10 WIB: Latihan Bebas 2 (FP2)
- 25 April 2026 – 17.45‑18.00 WIB: Kualifikasi 1 (Q1)
- 25 April 2026 – 18.10‑18.25 WIB: Kualifikasi 2 (Q2)
- 26 April 2026 – 16.00 WIB: Balapan Utama (Race) – 19 lap
Jadwal tersebut menuntut Veda untuk menyesuaikan setelan motor secara cepat, terutama pada sesi FP1 dan Practice yang menjadi penentu posisi start di kualifikasi. Jika berhasil menembus Q2, ia berpeluang bersaing langsung dengan duo KTM yang juga menargetkan podium di Jerez.
Strategi Tim dan Target
Honda Team Asia menekankan pentingnya konsistensi dan penghindaran kesalahan di lintasan. “Kami fokus pada stabilitas mesin, pengaturan suspensi yang tepat, dan pemilihan ban yang optimal untuk suhu trek Jerez,” kata manajer tim. Target utama tim adalah menempatkan Veda setidaknya di zona poin (top‑10) pada balapan utama, sekaligus mengincar posisi finish di zona podium bila kondisi memungkinkan.
Selain performa teknis, dukungan mental dari para penggemar Indonesia menjadi faktor kunci. Live streaming aksi Veda di platform Vidio diharapkan menarik ribuan penonton, menciptakan atmosfer semangat yang dapat menambah motivasi rider pada saat melaju di trek.
Dengan kombinasi pengalaman di sirkuit yang sama, persiapan teknis yang matang, serta dorongan semangat dari basis penggemar, Veda Ega Pratama memiliki peluang realistis untuk bangkit kembali. Keberhasilan di Jerez tidak hanya berarti poin penting untuk klasemen, tetapi juga menjadi titik balik kariernya di kelas Moto3 dunia.




