Frankenstein45.Com – 24 April 2026 | Turnamen Piala AFF U-17 2026 kembali menjadi sorotan utama sepak bola Asia Tenggara. Timnas Vietnam U-17 menutup fase grup dengan kemenangan penting atas Malaysia dan melaju ke final melawan lawan tradisional, Malaysia, yang berhasil menyingkirkan Laos pada semifinal.
Perjalanan Vietnam di Piala AFF U-17 2026
Vietnam menapaki lintasan yang solid sejak fase grup. Pada 13 April 2026, tim asuhan pelatih Cristiano Roland mencatat kemenangan telak 4-0 atas Malaysia di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Kemenangan tersebut menegaskan posisi Vietnam sebagai favorit sejak awal turnamen.
Di semifinal, Vietnam berhadapan dengan Australia, juara bertahan. Meskipun Australia membuka keunggulan lewat gol Luke Becvinovski pada menit ke‑10, Vietnam bangkit cepat. Nguyen Manh Cuong memanfaatkan tendangan rebound pada menit 45+4, sementara Chu Ngoc Nguyen Luc menambah keunggulan pada menit 61. Skor akhir 2‑1 membawa Vietnam melaju ke final, menandai penampilan keenam mereka di panggung final AFF U-17.
Lawannya: Malaysia U-17
Malaysia menorehkan kemenangan 3‑0 atas Laos pada semifinal, dengan gol dari Yusuf Nasrullah, Aniq Thaqi, dan gol bunuh diri Nilandone Xayaseng. Keberhasilan ini menambah catatan Malaysia yang selalu menjadi juara setiap kali mencapai final, termasuk gelar 2019 melawan Thailand.
Final dijadwalkan pada Jumat, 24 April 2026, pukul 19:30 WIB di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Pertandingan diprediksi akan menjadi duel sengit antara dua tim yang sama-sama memiliki catatan prestasi di level regional.
Sejarah Penampilan Vietnam di Piala AFF U-17
- Juara: 2006, 2010, 2017
- Runner‑up: 2016, 2022
- Final terakhir sebelum 2026: 2022 (kalah dari Indonesia 0‑1)
Keberhasilan Vietnam pada turnamen ini tidak lepas dari konsistensi pembinaan generasi muda. Program akademi dan partisipasi reguler di turnamen internasional seperti Piala Asia U‑17 memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda.
Faktor Kunci Kemenangan Vietnam
Beberapa elemen yang menjadi penentu kesuksesan tim Vietnam antara lain:
- Kekuatan serangan balik: Kecepatan sayap dan kemampuan penyelesaian akhir terbukti krusial melawan tim yang mengandalkan penguasaan bola.
- Disiplin taktis: Pelatih Roland menekankan pola bertahan terorganisir, sehingga mengurangi peluang lawan.
- Pengalaman turnamen: Banyak pemain telah mengikuti kompetisi regional sejak usia dini, meningkatkan mental juara.
Harapan dan Tantangan di Final
Menatap final, Vietnam harus mengatasi dua tantangan utama. Pertama, menahan tekanan psikologis menghadapi Malaysia, tim yang terbukti tangguh di laga akhir. Kedua, mengoptimalkan penyelesaian akhir agar tidak mengulang kesalahan yang sering terlihat pada tim Asia lain, seperti Indonesia U‑17 yang sering menguasai bola namun gagal mencetak.
Jika Vietnam dapat menjaga konsistensi serangan balik, mengendalikan tempo pertandingan, dan memanfaatkan peluang dari situasi bola mati, peluang mereka untuk menambah trofi ketiga di turnamen ini menjadi sangat tinggi.
Dengan dukungan fanatik dan strategi matang, Vietnam U‑17 berambisi menutup turnamen ini dengan gelar juara, menambah kebanggaan sepak bola negara tersebut di kancah regional.




