Gubernur Kalsel Ingatkan Jamaah Calon Haji Hindari Konsumsi Air Es
Gubernur Kalsel Ingatkan Jamaah Calon Haji Hindari Konsumsi Air Es

Gubernur Kalsel Ingatkan Jamaah Calon Haji Hindari Konsumsi Air Es

Frankenstein45.Com – 24 April 2026 | Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhidin, memberikan peringatan tegas kepada para calon jamaah haji agar tidak mengonsumsi air es selama proses persiapan dan pelaksanaan ibadah haji. Peringatan ini disampaikan dalam acara penyuluhan yang dihadiri oleh perwakilan biro urusan haji, petugas kesehatan, serta sejumlah jamaah yang akan melaksanakan ibadah pada musim haji mendatang.

Alasan utama larangan konsumsi air es

  • Potensi kontaminasi mikroba: Air yang didinginkan secara cepat tanpa prosedur pengolahan dapat mengandung bakteri patogen seperti E. coli atau Salmonella.
  • Pengaruh suhu tubuh: Minum air es dapat menurunkan suhu tubuh secara tiba-tiba, yang dapat memicu gangguan peredaran darah terutama pada orang yang memiliki kondisi medis tertentu.
  • Risiko dehidrasi: Meskipun terasa menyegarkan, air es dapat menurunkan keinginan tubuh untuk minum air putih biasa, sehingga meningkatkan risiko dehidrasi di lingkungan yang panas.

Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan selama proses persiapan haji. Ia mengimbau semua pihak, termasuk penyelenggara transportasi dan akomodasi, untuk menyediakan air minum bersih serta memastikan bahwa semua fasilitas sanitasi berfungsi dengan baik.

Tips menjaga kesehatan selama persiapan haji

  1. Minumlah air putih yang telah disaring atau dimasak secara cukup, minimal 2 liter per hari.
  2. Hindari makanan atau minuman yang belum dipastikan kebersihannya, termasuk es batu, jus buah yang tidak dikemas secara higienis, atau makanan mentah.
  3. Jaga kebersihan tangan dengan mencuci menggunakan sabun atau hand sanitizer sebelum makan atau menyentuh wajah.
  4. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit kronis seperti diabetes atau hipertensi.
  5. Ikuti arahan resmi dari Kementerian Agama dan Biro Urusan Haji setempat mengenai protokol kesehatan dan logistik perjalanan.

Muhidin menutup penyuluhan dengan harapan semua jamaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar, sehat, dan tanpa hambatan yang disebabkan oleh kelalaian dalam menjaga kebersihan serta konsumsi makanan dan minuman yang tidak aman.