Frankenstein45.Com – 05 April 2026 | Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyampaikan rasa duka mendalam atas meninggalnya Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, anggota Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN) yang ditembak di Lebanon pada hari Sabtu.
Mayor Zulmi, yang merupakan perwira militer asal Bandung, sedang menjalankan misi perdamaian di wilayah perbatasan Lebanon ketika insiden tembak-menembak terjadi. Menurut laporan, ia bersama rekan-rekannya berada di daerah konflik ketika ditembak dan tidak dapat selamat.
Erwan Setiawan dalam sambutannya menegaskan bahwa kematian Zulmi merupakan kehilangan besar tidak hanya bagi keluarga dan sahabatnya, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia. Ia menambahkan, pengorbanan Zulmi sebagai prajurit perdamaian yang rela meninggalkan tanah air demi menjaga stabilitas dunia patut dihormati setinggi-tingginya.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, juga menyampaikan belasungkawa melalui media sosial, mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi Zulmi dalam menjalankan tugas internasional. Keluarga korban dijanjikan bantuan moral dan material dari pemerintah provinsi.
Pasukan Penjaga Perdamaian PBB mengonfirmasi bahwa Mayor Zulmi merupakan bagian dari Kontingen Indonesia yang beroperasi di Lebanon sejak 2022. Mereka menegaskan bahwa insiden ini terjadi dalam konteks ketegangan antara kelompok bersenjata lokal dan pasukan keamanan internasional.
Upacara pemakaman akan dilaksanakan di Tanah Lot, Bandung, dengan prosesi militer yang melibatkan TNI serta perwakilan PBB. Pemerintah provinsi berjanji akan terus mendukung keluarga korban dalam proses pemulihan.




