Frankenstein45.Com – 28 April 2026 | Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, pada hari ini menyampaikan permohonan maaf resmi kepada penumpang kereta api serta masyarakat umum atas gangguan layanan kereta yang terjadi akibat insiden di kawasan Bekasi Timur.
Insiden tersebut melibatkan kerusakan pada infrastruktur rel di wilayah Bekasi Timur pada sore hari, yang menyebabkan terhentinya beberapa rangkaian kereta api pada jalur utama. Akibatnya, ribuan penumpang mengalami penundaan, pembatalan, dan harus mencari alternatif transportasi.
Berikut kronologi singkat kejadian:
- 17.30 WIB – Laporan pertama mengenai adanya kerusakan rel di stasiun Bekasi Timur masuk ke pusat pengendalian operasional.
- 17.45 WIB – Tim pemeliharaan dikerahkan ke lokasi, namun kondisi kerusakan lebih parah dari perkiraan.
- 18.10 WIB – Semua kereta yang melintas di jalur tersebut dihentikan sementara untuk menghindari risiko kecelakaan.
- 18.30 WIB – Pengumuman resmi gangguan layanan disampaikan melalui media massa dan aplikasi resmi KAI.
Suntana menegaskan bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Ia menambahkan bahwa Kementerian Perhubungan telah mengerahkan tim darurat serta bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia untuk mempercepat perbaikan dan memulihkan layanan secepat mungkin.
Langkah-langkah penanggulangan yang dijanjikan meliputi:
- Penambahan armada kereta pengganti pada rute-rute terdampak.
- Penyediaan transportasi alternatif berupa bus dan travel bagi penumpang yang terjebak.
- Peningkatan koordinasi antar unit operasional untuk menghindari penumpukan informasi.
- Evaluasi menyeluruh terhadap kondisi rel di wilayah Bekasi Timur untuk mencegah insiden serupa.
Wamenhub juga mengajak seluruh pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan dan perawatan rutin infrastruktur kereta, sehingga gangguan serupa tidak terulang di masa mendatang.
Dengan harapan layanan kereta api dapat kembali beroperasi normal, Wamenhub menutup pernyataan dengan harapan agar semua pihak dapat bersabar dan memahami situasi yang sedang berlangsung.




