Frankenstein45.Com – 28 April 2026 | Pemerintah Kota Malang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan budaya membaca sejak usia dini dengan menyelenggarakan Lomba Bertutur tingkat Sekolah Dasar (SD) yang diadakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispussida).
Acara yang dilaksanakan pada tanggal … di Balai Kota Malang ini diikuti oleh lebih dari … peserta dari berbagai sekolah dasar di seluruh wilayah kota. Lomba bertujuan menumbuhkan minat baca sekaligus mengasah kemampuan berbahasa dan kreativitas anak dalam menyampaikan cerita.
Rangkaian kompetisi dibagi menjadi tiga fase:
- Babak penyisihan yang menilai kemampuan menghafal dan menyampaikan puisi atau dongeng pendek.
- Babak semifinal dengan tema kebudayaan lokal, dimana peserta diminta mengembangkan cerita berdasar bahan bacaan yang diberikan.
- Babak final yang menilai keaslian, intonasi, dan penggunaan bahasa tubuh.
Juri yang terdiri dari guru bahasa Indonesia, pustakawan, dan penulis lokal menilai berdasarkan kriteria ketepatan bahasa, ekspresi, serta nilai edukatif. Pemenang pertama, kedua, dan ketiga masing‑masing memperoleh medali, sertifikat, serta hadiah buku paket yang dapat memperkaya koleksi pribadi mereka.
Gubernur Malang, … menyatakan, “Membiasakan anak-anak membaca dan bercerita sejak dini adalah investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia. Lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap literasi.”
Selain lomba, Dispussida juga membuka stan pameran buku anak, workshop menulis kreatif, serta sesi interaktif dengan penulis terkenal yang mengajak siswa berpartisipasi langsung.
Dengan inisiatif ini, diharapkan tingkat minat baca di kalangan siswa SD Kota Malang meningkat signifikan, sekaligus menciptakan generasi yang lebih kritis, kreatif, dan komunikatif.




