Frankenstein45.Com – 15 Juni 2026 | Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menjadi wadah strategis untuk menumbuhkan kebiasaan konsumsi susu di kalangan generasi muda Indonesia. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada acara peluncuran program MBG di Jakarta, Nurofiq menyoroti peran penting susu sebagai sumber protein, kalsium, dan vitamin D yang esensial bagi pertumbuhan tulang serta perkembangan otak.
- Penambahan susu dalam MBG diharapkan meningkatkan asupan kalsium anak sebesar 25%.
- Program ini akan melibatkan lebih dari 10 juta siswa di 30.000 sekolah pada tahun 2025.
- Pembiayaan dilakukan melalui anggaran Kementerian Pangan serta kerja sama dengan produsen susu nasional.
Hanif Faisol menambahkan bahwa selain manfaat gizi, program MBG juga berfungsi sebagai sarana edukasi gizi. Setiap paket makanan dilengkapi dengan materi edukatif tentang pentingnya susu bagi kesehatan, yang akan disampaikan oleh guru melalui modul pembelajaran interaktif.
Pengawasan kualitas dan keamanan produk susu menjadi prioritas utama. Kementerian Pangan berjanji akan melakukan audit rutin terhadap produsen serta memastikan bahwa susu yang didistribusikan memenuhi standar SNI (Standar Nasional Indonesia) dan bebas dari kontaminan.
Dengan mengintegrasikan susu ke dalam MBG, pemerintah berharap dapat menurunkan angka stunting dan defisiensi mikronutrien di kalangan anak-anak Indonesia secara signifikan, sekaligus menumbuhkan budaya konsumsi susu yang berkelanjutan di masa depan.




