Frankenstein45.Com – 15 Juni 2026 | Gelandang lini tengah Ghana, Thomas Partey, mengalami penolakan visa oleh otoritas Kanada, menghalangi ia untuk berpartisipasi dalam pemilihan tempat pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 yang akan diselenggarakan di negara tersebut.
Penolakan tersebut diumumkan lewat pernyataan resmi tim manajemen Partey dan dikonfirmasi oleh Kedutaan Besar Kanada di Accra. Menurut sumber yang dekat dengan kasus, proses permohonan visa Partey mengalami kendala administratif yang tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu singkat.
Thomas Partey, yang saat ini bermain untuk klub Premier League Arsenal, diharapkan menjadi salah satu pemain kunci Ghana dalam upaya mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026. Kegagalan memperoleh visa menimbulkan keprihatinan bagi pelatih Ghana, Milovan Rajevac, yang harus menyesuaikan strategi tim tanpa kehadiran gelandang berpengalaman tersebut.
- Bagaimana penolakan visa dapat memengaruhi peluang Ghana lolos ke Piala Dunia?
- Apa langkah selanjutnya yang dapat diambil oleh federasi sepak bola Ghana?
- Apakah ada kemungkinan visa Partey dapat diproses ulang?
Federasi Sepak Bola Ghana (GFA) menyatakan akan mengajukan banding dan mencari solusi diplomatik bersama pemerintah Kanada. Sementara itu, para pemain lain di skuad Ghana diharapkan dapat mengisi peran yang ditinggalkan oleh Partey dengan maksimal.
Kasus ini juga memicu diskusi lebih luas mengenai kebijakan imigrasi Kanada terhadap atlet internasional, terutama menjelang penyelenggaraan turnamen bergengsi seperti FIFA World Cup. Pengamat sport menilai bahwa penolakan visa tidak hanya berdampak pada satu pemain, namun juga menyoroti pentingnya koordinasi antar lembaga untuk memastikan kelancaran partisipasi atlet dalam acara global.




