Frankenstein45.Com – 15 Juni 2026 | Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, mengonfirmasi bahwa sebuah kesepakatan telah tercapai untuk menghentikan konflik antara Amerika Serikat dan Israel. Menurutnya, kesepakatan tersebut akan mengakhiri semua peperangan yang sedang berlangsung pada malam itu juga.
Gharibabadi menjelaskan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk memulai fase perundingan selama enam puluh hari, yang akan dilaksanakan segera setelah penandatanganan kesepakatan. Selama periode tersebut, delegasi diplomatik Iran siap memfasilitasi dialog lanjutan antara kedua negara.
- Durasi perundingan: 60 hari
- Target: Penghentian total operasi militer antara AS dan Israel
- Pihak yang terlibat: Pemerintah Iran, Amerika Serikat, dan Israel
Langkah ini dianggap sebagai upaya signifikan untuk menurunkan ketegangan di kawasan Timur Tengah, di mana konflik bersenjata telah menimbulkan kerugian jiwa dan kerusakan infrastruktur yang luas. Para analis politik menilai bahwa keberhasilan negosiasi ini dapat membuka peluang bagi penyelesaian damai yang lebih luas, termasuk konflik yang melibatkan kelompok‑kelompok bersenjata lain di wilayah tersebut.
Meski demikian, sejumlah pengamat menekankan bahwa tantangan utama tetap pada implementasi kesepakatan di lapangan. Mereka mengingatkan bahwa kepercayaan antara pihak‑pihak yang terlibat masih rapuh, dan adanya tekanan domestik di masing-masing negara dapat memengaruhi kelancaran proses.
Iran menyatakan akan terus memantau perkembangan dan siap berperan sebagai mediator bila diperlukan. Pemerintah Tehran berharap bahwa langkah ini dapat menjadi contoh bagi negara‑negara lain dalam menyelesaikan perselisihan secara diplomatis.




