Frankenstein45.Com – 16 Juni 2026 | Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meninggalkan atau melarikan diri dari forum dialog bersama mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta ketika suasana dinyatakan tidak kondusif. Ia menyampaikan bahwa keputusan untuk mengakhiri pertemuan diambil secara bersama‑sama dengan Menteri Pertanian dan tidak ada tindakan pribadi yang bersifat menghindar.
- Mahasiswa menuntut transparansi dalam alokasi dana pertanian.
- Pemerintah menekankan pentingnya stabilitas produksi pangan.
- Beberapa peserta menyuarakan kekhawatiran akan dampak perubahan iklim.
Setelah beberapa jam, Menteri Pertanian beserta timnya memutuskan untuk menutup forum dengan alasan bahwa diskusi sudah mencapai titik yang tidak lagi kondusif untuk dialog konstruktif. Sudaryono menambahkan bahwa keputusan tersebut diambil demi menjaga keamanan dan kenyamanan semua pihak, bukan karena ia ingin menghindar.
Berita beredar di media sosial yang menyatakan bahwa Sudaryono “kabur” dari lokasi, namun pihak kementerian menolak tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa seluruh tim tetap berada di kampus hingga akhir acara. Seluruh catatan kehadiran dan foto‑foto resmi menunjukkan bahwa Sudaryono masih berada di ruangan saat penutupan.
Reaksi mahasiswa pun beragam. Sebagian mengapresiasi upaya pemerintah untuk mendengarkan, sementara yang lain menilai penutupan mendadak sebagai indikasi kurangnya komitmen pemerintah dalam menanggapi kritik. Kedua belah pihak menyepakati untuk melanjutkan dialog dalam forum lain yang lebih terstruktur.




